1. Apa Itu Desil DTKS Kementerian Sosial? Pengertian, Urutan, & Cara Mengeceknya ✓
Apa Itu Desil DTKS Kementerian Sosial? Pengertian, Urutan, & Cara Mengeceknya
Pernahkah Anda mendengar tetangga berkata, "Desil saya naik nih, bansos jadi tidak cair!" atau sebaliknya, "Aduh, desil saya masih tinggi, bansos terancam putus!"? Bagi masyarakat penerima bantuan sosial (bansos), istilah Desil DTKS dari Kementerian Sosial kini menjadi hal yang sangat penting untuk dipahami.
Namun, sebenarnya apa itu Desil DTKS Kemensos? Mengapa angka desil ini menjadi penentu utama apakah seseorang berhak menerima PKH, BPNT, KIP Kuliah, atau PBI-JK (BPJS Gratis)? Mari kita bahas secara lengkap, jelas, dan mudah dipahami dalam panduan berikut ini.
DAFTAR ISI
1. Apa Itu Desil DTKS Kementerian Sosial?
Secara bahasa, Desil berasal dari kata desimal yang berarti pembagian menjadi 10 kelompok sama besar (masing-masing 10 persen).
Dalam sistem DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kementerian Sosial, Desil adalah tingkatan atau kelompok kesejahteraan ekonomi rumah tangga yang diukur berdasarkan kondisi sosial dan tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Kemensos membagi seluruh penduduk di dalam basis data menjadi 10 kelompok desil, dimulai dari Desil 1 (paling tidak mampu) hingga Desil 10 (paling mampu/tersejahtera).
2. Urutan Desil DTKS Kemensos & Pembagian Kelompoknya
Agar tidak bingung, berikut rincian urutan kelompok Desil DTKS beserta status kelayakan penerima bantuan sosial:
Kondisi: 10 persen kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah secara nasional.
Status Bansos: PRIORITAS UTAMA untuk semua jenis bansos (PKH, BPNT, PBI-JK BPJS, KIP Kuliah, dan lainnya).
Kondisi: Kelompok 10 persen hingga 20 persen tingkat kesejahteraan terendah.
Status Bansos: Sangat Berhak menerima bantuan PKH, BPNT, dan program penambahan bantuan lainnya.
Kondisi: Kelompok 20 persen hingga 30 persen masyarakat tingkat ekonomi bawah.
Status Bansos: Berhak menerima bantuan seperti BPNT, PBI-JK, serta bantuan pendidikan KIP/PIP Sekolah.
Kondisi: Kelompok 30 persen hingga 40 persen masyarakat yang berada di ambang batas kemiskinan.
Status Bansos: Masih masuk batas penerima BPNT atau bantuan kesehatan PBI-JK, tergantung kuota daerah masing-masing.
Desil 5–6: Kelompok Masyarakat Menengah
Desil 7–10: Kelompok Masyarakat Mampu / Tersejahtera
Status Bansos: Secara umum TIDAK LAGI masuk sasaran dan akan dicoret dari daftar penerima bansos Kemensos.
3. Cara Mengecek Urutan Desil Penerima Bansos Lewat HP
Untuk mengetahui keluarga Anda berada di kelompok desil berapa, Anda bisa mengeceknya secara mandiri secara daring tanpa perlu datang ke kantor Dinas Sosial.
Cara Pertama: Lewat Situs Resmi Cek Bansos
- Buka peramban di HP lalu kunjungi alamat resmi: cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih Wilayah: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan sesuai dengan KTP.
- Masukkan Nama Lengkap sesuai KTP.
- Tuliskan kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol CARI DATA.
- Sistem akan menampilkan nama, jenis bansos yang diterima, serta status DTKS dan desil keluarga Anda.
Cara Kedua: Lewat Aplikasi "Cek Bansos" Resmi
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store (Diterbitkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia).
- Buat akun baru menggunakan NIK KTP, Nomor Kartu Keluarga, dan foto swafoto.
- Tunggu proses verifikasi akun oleh Kemensos.
- Setelah akun aktif, masuk ke menu Profil untuk melihat data lengkap, termasuk status DTKS dan penetapan desil keluarga.
4. Tips Agar Data Desil Akurat & Sesuai Kondisi Nyata
Sering terjadi data desil tidak sesuai kondisi di lapangan. Agar data Anda selalu tepat, lakukan hal-hal berikut:
- Pastikan Data Kependudukan Sudah Sesuai — Pastikan NIK KTP dan Kartu Keluarga sudah sinkron dengan data Dukcapil Pusat agar tidak ada perbedaan data.
- Laporkan Jika Mengalami Penurunan Ekonomi — Jika kepala keluarga terkena PHK, sakit menahun, atau mengalami musibah, segera laporkan ke RT/RW dan Kelurahan untuk diusulkan pemutakhiran data.
- Ikuti Musyawarah Desa/Kelurahan — Perubahan dan penetapan data desil DTKS ditetapkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel).
- Gunakan Fitur Usul Sanggah — Jika melihat data tidak wajar, gunakan fitur Usul dan Sanggah di Aplikasi Cek Bansos untuk melaporkan data yang tidak sesuai.
5. Pertanyaan Paling Sering Ditanyakan (FAQ)
Kesimpulan
Memahami apa itu Desil DTKS Kemensos adalah kunci utama untuk mengetahui posisi dan kelayakan Anda sebagai calon atau penerima Bantuan Sosial. Pastikan data kependudukan Anda selalu sesuai dan diperbarui agar hak Anda sebagai warga negara dapat terpenuhi dengan baik.
Silakan bagikan artikel ini kepada keluarga, tetangga, atau kerabat yang membutuhkan agar semakin banyak masyarakat yang memahami cara kerja dan urutan desil DTKS Kementerian Sosial.
Sumber: Disusun berdasarkan panduan resmi Kementerian Sosial · Dipublikasikan melalui miablog.web.id
