Tuesday, 14 July 2026

Bolehkah Melaksanakan Shalat Dhuha Berjamaah?

Bolehkah Melaksanakan Shalat Dhuha Berjamaah?

v

Bolehkah Melaksanakan Shalat Dhuha Berjamaah? Penjelasan Ulama dan Dalilnya

Bolehkah Shalat Dhuha Dilaksanakan Berjamaah?

Jawabannya: boleh, tetapi tidak disunnahkan untuk dijadikan kebiasaan atau dilakukan secara rutin berjamaah.

Para ulama menjelaskan bahwa shalat-shalat sunnah terbagi menjadi dua kelompok.

1. Shalat Sunnah yang Disunnahkan Berjamaah

Yaitu shalat sunnah yang memang dianjurkan dikerjakan secara berjamaah berdasarkan sunnah Rasulullah ﷺ, seperti:

  • Shalat Idul Fitri dan Idul Adha
  • Shalat Kusuf (gerhana)
  • Shalat Istisqa' (memohon hujan)
  • Shalat Tarawih (Qiyam Ramadhan)

Shalat-shalat ini memang disyariatkan untuk dilaksanakan secara berjamaah.

2. Shalat Sunnah yang Tidak Disunnahkan Berjamaah

Di antaranya:

  • Shalat Dhuha
  • Shalat Tahajud (Qiyamul Lail)
  • Shalat Rawatib
  • Shalat Tahiyatul Masjid
  • Shalat sunnah mutlak lainnya

Untuk jenis shalat ini, berjamaah tidak dianjurkan sebagai kebiasaan, tetapi apabila dilakukan sesekali maka hukumnya boleh dan sah.

Dalil dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

صَلَاةُ التَّطَوُّعِ فِي جَمَاعَةٍ نَوْعَانِ... فَهَذَا إِذَا فُعِلَ جَمَاعَةً أَحْيَانًا جَازَ

Artinya:

"Shalat sunnah terbagi menjadi dua. Pertama, shalat sunnah yang disunnahkan berjamaah seperti shalat gerhana, istisqa', dan qiyam Ramadhan. Kedua, shalat sunnah yang tidak disunnahkan berjamaah seperti qiyamul lail, shalat rawatib, shalat Dhuha, tahiyatul masjid dan lainnya. Jenis kedua ini apabila dilakukan berjamaah sesekali, maka hukumnya boleh."

Referensi: Majmu' Fatawa karya Ibnu Taimiyah, Jilid 5, hlm. 381.

Penjelasan Imam An-Nawawi

Imam An-Nawawi rahimahullah juga memberikan penjelasan yang sama dalam kitab:

  • Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab
  • Raudhatut Thalibin
فلو صلى هذا النوع جماعة جاز ولا يقال مكروه

Artinya:

"Apabila shalat sunnah jenis ini dilakukan secara berjamaah maka hukumnya boleh, dan tidak boleh dikatakan makruh."

Dalil dari Hadis

Di antara dalil yang menunjukkan bolehnya shalat sunnah berjamaah adalah hadis dari 'Itban bin Malik radhiyallahu 'anhu.

"Di mana engkau ingin aku shalat di rumahmu?"


Setelah ditunjukkan tempatnya, Rasulullah ﷺ berdiri melaksanakan shalat dan para sahabat berdiri di belakang beliau sebagai makmum.

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.

Kesimpulan

  • ✅ Shalat Dhuha sah apabila dilakukan berjamaah.
  • ✅ Melaksanakannya sesekali diperbolehkan.
  • ✅ Tidak dianjurkan menjadikannya kebiasaan rutin berjamaah.
  • ✅ Yang lebih utama adalah shalat Dhuha secara sendiri.

Referensi

  1. Ibnu Taimiyah, Majmu' Fatawa, Juz 5, hlm. 381.
  2. Imam An-Nawawi, Al-Majmu'.
  3. Imam An-Nawawi, Raudhatut Thalibin.
  4. HR. Al-Bukhari dan Muslim.

🌐 Jelajahi Halaman Pilihan Ramadhan

Temukan kumpulan artikel inspiratif seputar Marhaban Yaa Ramadhan, mulai dari ucapan menyambut bulan suci, kata mutiara Islami, jadwal ibadah, hingga berbagai informasi menarik untuk menemani perjalanan spiritual Anda di bulan penuh berkah.

0 Comments: