Tuesday, 24 December 2019

Pengenalan Struktur Komputer Lengkap Beserta Fungsinya

Pengenalan Struktur Komputer Lengkap Beserta Fungsinya


Pengenalan Struktur Komputer Lengkap Beserta Fungsinya

Struktur Komputer merupakan susunan atau cara kerja dari berbagai komponen komputer yang saling berhubungan untuk menjalankan proses pengolahan data.

Sebelum memahami struktur komputer, ada baiknya Anda juga membaca artikel tentang Sejarah & Asal Usul Sistem Operasi .

Secara umum, struktur sebuah sistem komputer dapat dibagi menjadi beberapa bagian utama yaitu:

  • Sistem Operasi Komputer
  • Struktur Input dan Output (I/O)
  • Struktur Penyimpanan
  • Storage Hierarchy
  • Proteksi Perangkat Keras

1. Sistem Operasi Komputer

Sistem komputer modern terdiri dari beberapa komponen utama seperti CPU (Central Processing Unit) dan berbagai device controller yang saling terhubung melalui bus untuk memberikan akses menuju memori.



Setiap device controller memiliki tugas masing-masing untuk mengatur perangkat tertentu seperti:

  • Harddisk
  • Audio device
  • Video display
  • Perangkat input dan output lainnya

CPU dan device controller dapat bekerja secara bersamaan, namun diperlukan sistem sinkronisasi agar proses akses memori dapat berjalan dengan baik.

Bootstrap Program

Saat komputer pertama kali dinyalakan atau melakukan proses booting, terdapat program awal yang disebut bootstrap program.

Program ini bertugas mempersiapkan seluruh sistem komputer mulai dari register CPU, device controller hingga memori sebelum sistem operasi berjalan.

Interupsi Sistem Komputer

Interupsi merupakan mekanisme penting dalam arsitektur komputer. Interupsi dapat terjadi ketika perangkat keras maupun perangkat lunak membutuhkan layanan dari prosesor.

Ketika terjadi interupsi, CPU akan menghentikan sementara proses yang sedang berjalan dan menjalankan service routine untuk menangani permintaan tersebut.

2. Struktur Input dan Output (I/O)

Struktur I/O membahas bagaimana komputer melakukan komunikasi antara perangkat keras dengan sistem komputer.

2.1 Interupsi I/O

Untuk menjalankan operasi I/O, CPU akan memberikan instruksi kepada device controller melalui register tertentu.

Dalam proses I/O terdapat dua metode utama yaitu:

  • Synchronous I/O - proses pengguna kembali berjalan setelah proses I/O selesai.
  • Asynchronous I/O - proses pengguna tetap berjalan tanpa harus menunggu proses I/O selesai.

2.2 Direct Memory Access (DMA)

Direct Memory Access (DMA) adalah metode transfer data dimana device controller dapat mengakses memori secara langsung tanpa bantuan CPU.

DMA biasanya digunakan pada perangkat dengan kecepatan tinggi karena mampu mempercepat proses transfer data.

3. Struktur Penyimpanan Komputer

Program komputer harus ditempatkan pada memori utama agar dapat dijalankan oleh prosesor.

Namun penyimpanan seluruh program secara permanen pada memori utama tidak memungkinkan karena:

  • Kapasitas memori utama relatif kecil.
  • RAM bersifat volatile sehingga data akan hilang ketika komputer mati.

3.1 Memori Utama

Memori utama dan register merupakan media penyimpanan yang dapat langsung diakses oleh CPU.

Jenis memori utama antara lain:

  • RAM (Random Access Memory) untuk penyimpanan sementara.
  • ROM (Read Only Memory) untuk menyimpan informasi awal komputer.

3.2 Magnetic Disk

Magnetic Disk merupakan media penyimpanan sekunder yang banyak digunakan pada komputer modern.

Media ini terdiri dari piringan magnetik yang terbagi menjadi track dan sektor untuk menyimpan data.

4. Storage Hierarchy

Storage hierarchy adalah tingkatan penyimpanan komputer berdasarkan kecepatan akses dan kapasitas penyimpanan.

Dalam sistem komputer, data yang sama dapat berada pada beberapa lokasi penyimpanan seperti:

  • Register CPU
  • Cache Memory
  • Memori Utama (RAM)
  • Magnetic Disk

Pada sistem dengan banyak prosesor diperlukan mekanisme yang disebut Cache Coherency agar perubahan data pada cache tetap konsisten.

5. Proteksi Perangkat Keras Komputer

Proteksi perangkat keras bertujuan menjaga agar sistem komputer tetap aman ketika banyak program berjalan secara bersamaan.

Sistem operasi menggunakan perlindungan agar kesalahan satu program tidak mengganggu program lainnya.

Spooling dan Multiprogramming

Spooling adalah teknik dimana proses dapat tetap berjalan meskipun perangkat I/O sedang melakukan pekerjaan lain.

Sedangkan multiprogramming adalah kemampuan menjalankan beberapa program dalam memori pada waktu yang sama.

5.1 Operasi Dual Mode

Untuk menjaga keamanan sistem, komputer menggunakan dua mode operasi yaitu:

  • Mode Monitor
  • Mode Pengguna

Pada saat booting komputer bekerja dalam mode monitor. Setelah sistem operasi aktif maka komputer berpindah ke mode pengguna.

5.2 Proteksi I/O

Proteksi I/O bertujuan mencegah pengguna melakukan instruksi I/O secara langsung yang dapat mengganggu sistem operasi.

Semua instruksi penting harus melalui sistem operasi agar keamanan komputer tetap terjaga.

5.3 Proteksi Memori

Proteksi memori dilakukan dengan membatasi penggunaan alamat memori oleh pengguna.

Beberapa istilah penting dalam proteksi memori yaitu:

  • Base Register : alamat awal memori yang boleh digunakan.
  • Limit Register : batas maksimum alamat memori yang dapat digunakan.

Dengan adanya proteksi memori, sistem operasi dapat mencegah program mengakses area memori yang tidak diperbolehkan.

Kesimpulan

Struktur komputer terdiri dari berbagai komponen yang bekerja bersama untuk menjalankan fungsi komputer. Mulai dari sistem operasi, perangkat I/O, memori, penyimpanan hingga proteksi perangkat keras semuanya memiliki peran penting dalam menjaga kinerja komputer.

Dengan memahami struktur komputer, kita dapat mengetahui bagaimana sebuah komputer bekerja mulai dari proses menerima data hingga menghasilkan informasi.


Hashtag SEO

#StrukturKomputer #SistemKomputer #TeknologiInformasi #BelajarKomputer #SistemOperasi #CPU #RAM #MemoriKomputer #JaringanKomputer #HardwareKomputer #SoftwareKomputer #IlmuKomputer #MiaBlog

0 Comments: