Translate

Berbakti kepada Orang Tua | Adab dalam berpakaian



Berbakti kepada Orang Tua

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَـالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَـا وَالدِّيْنِ وَالصَّـلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَـيِّدِ المُرْسَـلِيْنَ مُحَـمٍّد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ . رَبِّ اشْـَرحْ لِي صَـدْرِيْ وَيَسِّرْلِي أَمْـِريْ وَاحْلُلْ عُقْـدَةً مِنْ لِسَـانِي يَفْقَـهُ قَـوْلِي ...أَمَّـا بَعْد
Segala puji marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT.  Yang telah memberikan beribu ribu  nikmatnya kepada kita. Sehiingga kita dapat berkumpul  di tempat yang mulya ini.
Sholawat serta salam semoga di sampaikan kepada nabi kita Muhammad SAW……..

Berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban setiap muslim dan muslimah, mulai anak-anak sampai orang dewasa. Kewajiban itu telah Allah perintahkan sebagaimana firman-Nya dalam Kitabullah yang mulia :

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ

Yang artinya
 “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu”[QS. An-Nisaa ayat 36].


Kita diwajibkan menghormati mereka, tidak menyusahkan mereka, serta tidak melawan mereka. Bahkan,….kita diharamkan untuk berkata “ah” kepada orang tua apabila diperintah mengerjakan sesuatu.

Allah telah berfirman dalam QS. Al-Israa ayat 23 yang bunyinya :
فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفّٖ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلٗا كَرِيمٗا
Yang artinya
 “Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka ucapan yang mulia”.

Bapak-bapak, ibu-ibu, dan teman-teman yang di mulyakan Allah
Jika kita perhatikan ayat yang telah saya bacakan tadi. Jika perkataan “ah” saja tidak diperbolehkan, maka bagaimana halnya jika kita mengatakan kata-kata kasar terhadap ibu dan bapak kita ?  Atau bahkan memukul mereka ? Kita tidak boleh mencontoh perilaku orang-orang kafir yang sering muncul di tivi-tivi dan di majalah-majalah yang menyebutkan kedurhakaan mereka terhadap orang tua.

رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الْوَالِدِ وَسُخْطُ الرَّبِّ فِي سُخْطِ الْوَالِدِ
Ridlar-rabbi fii ridlal-waalidi, wa sukhthur-rabbi fii sukhthil-waalidi
“Ridla Allah tergantung kepada keridlaan orang tua, dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua”.

Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan
Wassalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


Adab dalam berpakaian

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَـالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَـا وَالدِّيْنِ وَالصَّـلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَـيِّدِ المُرْسَـلِيْنَ مُحَـمٍّد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ . رَبِّ اشْـَرحْ لِي صَـدْرِيْ وَيَسِّرْلِي أَمْـِريْ وَاحْلُلْ عُقْـدَةً مِنْ لِسَـانِي يَفْقَـهُ قَـوْلِي ...أَمَّـا بَعْد
.
Puji sukur marilah kita panjatkan kepada ilahi Robi yang telah menjadikan kita pemimpin, serta mahluk yang paling sempurna di muka bumi ini, serta kenikmatan yang senantiasa kita rasakan setiap hari.
Solawat dan salam mudah mudahan tercurahkan kepada syayidul alam,  pemimpin umat, rosulullah Muhammad SAW…………

Bapak, Ibu, dan teman-teman yang saya hormati, saya  akan  menyampaikan uraian hikmah tentang Pentingnya Belajar Shalat.
 Segala puji bagi Allah yang telah memberikan limpahan rahmat kepada kita semua.
Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada Rosulullah SAW……………
Bapak/ibu dan teman teman sekalian
Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan  tentang adab berpakaian.

Allah berfirman di dalam Al Qur’an yang artinya:
‘’Pakailah pakaian kamu yang baik-baik setiap memasuki masjid, makanlah, minumlah, dan jangan berlebihan.’’
bapak dan ibu  yang saya hormati.
Di dalam semua hal, adab harus kita junjung tinggi, baik itu adab makan, minum, bahkan berpakaian pun ada adabnya, nah,  oleh karena itulah agama islam disebut agama yang beradab bukan biadab. Adab berpakaian di antaranya,
Yang pertama
Kalau kita umpamanya memakai baju, mulailah dengan membaca bismillah…….. sesudahnya dibaca alhamdulillahirobbillllalamin.
Dimulakan dengan Bismillah, Disudahi dengan Alhamdulillah
Begitulah sehari dalam hidup kita, Mudah-mudahan dirahmati Allah
Dan yang kedua
Kebersihan harus selalu diperhatikan, ini kadang-kadang sudah satu minggu tidak dicuci-cuci pakaiannya. Itupun memakainya dicampur parfum lima botol, tambah bau, akhirnya orang kalau mendekatinya batuk-batuk, ….
Dan yang ketiga
Jangan berlebihan, mentang-mentang ayahnya pengusaya sukses, dibelikan baju yang harganya mahal, bahkan giginyapun diganti dengan emas, dan kalau makan itu langsung ditelan kluk.
Nah kemudian yang keempat
Harus sesuai pada tempatnya, ini tidak.
Ada pula sitogar, sudah ganteng dengan pecinya, sudah ganteng tetapi pakai rok mini pula di bawah.
Nah laki-laki tidak boleh memakai pakain perempuan, dan perempuan tidak boleh memakai pakaian laki-laki.
Dan yang terakhir adalah Menutup aur4t.
Aur4t laki-laki mulai dari pusat sampai lutut.
Aurat perempuan seluruh tubuh, kecuali, muka dan telapak tangan.

Oleh karena itu teman-teman, mari kita junjung tinggi adab, terutama, yang dianjurkan di dalam Al Qur’an nul karim, yang ditetapkan di dalam agama kita, yaitu agama islam.
Mungkin hanya inilah yang dapat saya sampaikan.kurang dan Lebihnya saya mohon maaf.
Wabillahi taofiq wal hidayah, Wassalamu’ alaikum wr. wb.............

Recent Post 2020
Artikel Lainnya

0 komentar:

Silahkan Berkomentar dengan Sopan
Kecuali admin, Dilarang Mencantumkan Link Aktif (dihapus Admin)

Please comment with courtesy
Except admin, Don't List Active Links (deleted Admin)