Saturday, 3 January 2026

Pura Lempuyang Luhur Saturday, 3 January 2026

Pura Lempuyang Luhur adalah salah satu pura Hindu tertua dan paling dihormati di Bali, terletak di puncak Bukit Bisbis, Karangasem. Pura ini merupakan bagian dari Sad Kahyangan Jagad, yaitu enam pura suci yang dianggap sebagai pilar spiritual pulau Bali. 

salah satu obyek wisata di Bali, dan juga merupakan tempat suci bagi umat Hindu, pura berlokasi di wilayah bagian Timur pulau dewata tepatnya di Kabupaten Karangasem. Dengan latar belakang panorama Gunung Agung yang memukau, disamping sebagai tempat suci, Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur memiliki keunikan tersendiri seperti kemurnian alamnya, terutama kawasan hutan cocok menjadi paru-paru Pulau Dewata. Wisatawan yang gemar trekking, melakukan perjalanan ke Pura Luhur ini akan memberikan sensasi dan pengalaman indah, unik serta menantang ada beberapa jalur pendakian menuju puncak, jika mau lebih gampang, sudah disediakan di jalur utama dengan tangga berundak, biasa juga digunakan oleh umat Hindu sebagai jalur persembahyangan.


Awal perjalanan dimulai dengan kelokan disertai tanjakan, tempat yang pertama dapat kita kunjungi adalah Pura Lempuyang Madya termasuk Pura Dang Kahyangan. Soal status yang kasungsung (di puja) oleh umat Hindu di pura tersebut diyakinkan adalah Ida Batara Empu Agenijaya dan Empu Manik Geni. Di mana, Empu Agenijaya bersaudara tujuh, di antaranya Mpu Kuturan, Mpu Baradah serta Mpu Semeru. Sementara palinggih yang ada di antaranya palinggih bebaturan linggih Batara Empu Agenijaya sareng Empu Manikgeni, Gedong Tumpang Siki (satu), dua dan tiga, Manjangan Saluang, Sanggar Agung, Bale Pawedaan, serta Bale Pesandekan.

Bagi wisatawan yang ingin melihat keindahan dari Puncak Gunung Lempuyang / Bukit Bisbis menuju Pura utama Sad Kahyangan Lempuyang Luhur di puncak kita harus menapaki lebih dari 1.700 (seribu tujuh ratus) anak tangga, pada saat menapaki jalan ke puncak inilah kita di suguhi udara sejuk dari hutan yang masih asri, suara-suara satwa dan pemandangan alam Kabupaten Karangasem yang memukau, yang lebih unik. Perlu usaha extra untuk menuju puncak, rimbuhan belukar bertebaran diantara pohon-pohon tropis, kicauan burung di alam bebas, dan kera-kera liar yang tampak bergelantungan adalah hiburan saat perjalanan.

Bagi umat Hindu maupun Para wisatawan yang hendak Tangkil (datang sembahyang) ke Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, satu hal yang layak dipersiapkan adalah ketahanan fisik, dan tentu saja hati yang tulus suci, dan pantangan-pantangan yang patut di patuhi yaitu tak boleh berkata kasar saat perjalanan, orang cuntaka (seperti ada keluarga yang meninggal), wanita haid, menyusuai, anak yang belum tanggal gigi susu sebaiknya jangan dulu masuk pura atau bersembahyang ke pura setempat, membawa atau makan daging babi juga tidak diperbolehkan.


Karakteristik dan Keunikan

  • Gerbang Surga (Gate of Heaven): Terkenal secara global karena candi bentar (gerbang) di Pura Penataran Agung yang membingkai pemandangan megah Gunung Agung.
  • Kompleks Pura: Terdiri dari tujuh pura yang tersebar di sepanjang lereng gunung hingga puncak pada ketinggian 1.175 mdpl.
  • Pendakian Spiritual: Untuk mencapai pura utama di puncak, pengunjung harus menaiki sekitar 1.750 anak tangga. 

Informasi Kunjungan 2025

  • Lokasi: Desa Adat Purwaayu, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.
  • Jam Operasional: Umumnya buka mulai pukul 06:00 WITA. Disarankan datang sebelum pukul 09:00 untuk menghindari antrean panjang dan mendapatkan pencahayaan terbaik.
  • Harga Tiket: Harga tiket masuk untuk wisatawan terus diperbarui; pastikan mengecek tarif terbaru melalui situs resmi Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Aturan Penting:

  • Pakaian: Pengunjung wajib mengenakan kain (sarung) dan selendang yang menutupi bahu dan kaki.
  • Perilaku: Dilarang berciuman, menggunakan drone tanpa izin khusus, atau berkata kasar selama di area suci.
  • Penutupan Berkala: Pura sering ditutup sementara untuk wisatawan saat ada upacara adat (Piodalan). Pada tahun 2025, penutupan sempat dilakukan pada bulan April dan November untuk fokus persembahyangan umat.


No comments :

Tulis komentar...