Saturday, 29 November 2025

Resep Sambal Goreng Tempe Tumis Pedas Saturday, 29 November 2025

Resep Sambal Goreng Tempe - Masakan tempe rumahan, sambal tempe bumbu rujak memberikan sensasi rasa yang enak dan pedas, merupakan cara sederhana memasak tempe agar sedikit lebih unik di lidah dan terasa menyegarkan ketika disantap.

Tempe digoreng lalu dimasak dengan sambal tumis pedas khas dari bumbu rujak. Cabai, asam dan bawang adalah beberapa komposisi utama dari yang sering disebut sebagai masakan bumbu rujak. Untuk rasa manisnya menyeimbangkan pedas biasanya menggunakan gula merah karena rasanya yang juga gurih.

Selera pedas tentunya sangat relatif, kita bisa menyesuaikan pemakaian cabe rawit menurut level masing-masing. Sambal goreng tempe bumbu rujak begitu sedap disantap bersama nasi putih, sediakan juga menu sayur mayur untuk melengkapi gizi harian keluarga.


Bahan Bumbu Sambal Goreng Tempe :


  • 200 gram tempe
  • 1 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai, geprek
  • 1 sdt asam jawa, larutkan dengan sedikit air
  • 1 sdm gula jawa/ gula merah, sisir
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt kaldu bubuk atau menurut selera
  • 100 ml air
  • Minyak untuk menggoreng dan menumis seperlunya

Bumbu halus :

  • 2 siung bawang putih
  • 4 butir bawang merah
  • 7 buah cabe keriting merah
  • 5-15 buah cabe rawit merah (sesuai selera pedas)
  • 3 butir kemiri
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 buah tomat
  • ½ sdt terasi

Cara Membuat Sambal Goreng Tempe :

  1. Potong-potong tempe berbentuk dadu atau kotak-kotak, kemudian goreng hingga setengah matang, angkat sambil tiriskan dari minyak.
  2. Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus, daun salam, daun jeruk dan serai hingga harum. Masukkan air dan tempe yang sudah digoreng tadi, beri garam, kaldu bubuk dan larutan asam jawa.
  3. Masak sambil diaduk-aduk sesekali hingga bumbu mengering dan rata menyerap serta matang. Angkat dan sambal goreng tempe siap disajikan di meja makan.

Resep Nugget Tahu Wortel Enak dan Renyah Crispy

Resep Nugget Tahu Sayuran - Wortel sebagai perpaduannya menjadikan nugget tahu semakin enak, gurih dan renyah. Bahan dan bumbu nugget yang sederhana serta praktis pula cara membuatnya. 
Aneka olahan tahu berikutnya adalah adonan tahu campur sayuran yang digoreng gurih crispy dengan balutan tepung panir (tepung roti).
Nugget termasuk ke dalam menu praktis karena bisa disimpan dalam kulkas serta tinggal digoreng saat mau disajikan. Oleh karenanya untuk bikin nugget tahu sendiri di rumah sebaiknya dalam porsi yang cukup banyak atau dapat memakai takaran resep nugget homemade kali ini.

Selain penggunaan bahan dasar tahu, wortel merupakan jenis sayuran yang biasa menjadi perpaduannya sedangkan lobak juga dapat menambah variasi cita rasa pada kreasi nugget kali ini. Tak hanya itu, kombinasi gurih keju juga bisa dikreasikan yang dapat kita lihat pada video di bawah sesuai dengan penerapan resep nugget tahu kali ini.

RESEP NUGGET TAHU

  • 10 buah tahu ukuran 4x4 cm ditumbuk halus
  • 100 gram wortel diserut halus
  • 100 gram lobak dikupas, serut halus serta dicuci lalu rebus sebentar dan peras
  • 1 buah bawang bombay dipotong dadu kecil
  • 1 batang daun bawang gunakan daunnya saja dipotong-potong kecil
  • 5 siung bawang putih dicincang halus
  • 3 butir telur
  • 60 gram teung terigu
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt kaldu bubuk atau penyedap rasa
Bahan pencelup :
  • 3 butir putih telur
  • tepung panir atau tepung roti kasar
  • minyak untuk menggoreng secukupnya

CARA MEMBUAT NUGGET TAHU

  1. Kocok telur bersama garam, merica dan kaldu bubuk kemudian masukkan ke dalam sebuah wadah yang berisi tahu bubuk. Campurkan terigu lalu aduk rata, masukkan semua bahan dan bumbu lainnya serta aduk hingga rata.
  2. Siapkan loyang, lapisi dengan plastik lalu tuang adonan dan ratakan. Kalau tanpa menggunakan loyang, bisa digulung saja dengan plastik untuk nugget bentuk bulat pipih atau lonjong. Kukus selama 30 menit atau hingga matang dengan api sedang, angkat dan biarkan dingin.
  3. Setelah dingin keluarkan dari loyang lalu potong-potong kotak atau dengan bentuk sesuai selera. Celupkan ke putih telur selanjutnya gulingkan ke tepung panir, setelah selesai siap untuk digoreng atau simpan dalam kulkas untuk persediaan.
  4. Panaskan minyak di atas api sedang, goreng nugget hingga kuning kecoklatan dan bolak-balik agar matang merata. Angkat dan tiriskan dari minyak lalu siap untuk disajikan.

Jika suka berasa keju, pada video di atas kita bisa membuat variasi nugget tahu wortel dengan cita rasa gurih keju.

Sampai jumpa di resep  selanjutnya. :)

Resep Perkedel Tahu Enak Cukup Sederhana Saja

Resep Perkedel Tahu Enak Cukup Sederhana Saja, Cara membuat perkedel tahu yang enak cukup dengan penggunaan bahan-bahan yang sederhana saja. Resep perkedel tahu tentunya bisa menambah variasi resep masakan tahu yang mudah, namun enak rasanya.

Untuk membuatnya kita perlu menyiapkan tahu kuning atau tahu putih, tepung terigu dan sebutir telur, beserta bumbu dapur seperti bawang, garam, merica maupun yang lainnya sesuai selera.

Dari resep perkedel tahu ini, kombinasi wortel, jagung, dan aneka sayuran maupun cita rasa pedas bisa anda kreasikan, sehingga setiap menghidangkan perkedel tahu cita rasanya menjadi tidak monoton..


Bahan-bahan :
  • 6 buah tahu kuning atau tahu putih
  • 30 gram tepung terigu
  • 1 butir telur
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • 3 butir bawang merah & 2 bsiung bawang putih (haluskan)
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt lada/merica
  • 1/2 sdt kaldu bubuk/penyedap rasa





Cara Membuat Perkedel Tahu :
  1. Hancurkan tahu dengan menggunakan sendok saja, selanjutnya masukkan telur dan semua bahan-bahan lainnya.
  2. Aduk hingga merata, setelah rata maka adonan pun siap untuk digoreng.
  3. Ambil sendok makan adonan, lalu bentuk dengan bantuan sendok satu lagi, bisa berbentuk bulat lonjong atau bulat agak pipih, bahkan dengan aneka bentuk lainnya sesuai selera.
  4. Goreng dalam minyak panas, bolak-balik hingga matang merata, lalu angkat dan tiriskan, perkedel tahu sudah siap disantap.

Thursday, 27 November 2025

Produk Digital Thursday, 27 November 2025

Merupakan segala sesuatu yang diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi secara digital.
Produk yang tidak memiliki bentuk fisik, melainkan berupa data atau informasi yang disimpan secara elektronik

Proses kreatif yang menggabungkan aspek estetika, fungsionalitas, dan pengalaman pengguna untuk menciptakan produk digital yang menarik, mudah digunakan, dan memenuhi kebutuhan pengguna.
Obyeknya meliputi segala sesuatu, mulai dari tampilan antarmuka (User Interface/UI) hingga pengalaman pengguna (User Experience/UX) saat berinteraksi dengan produk tersebut.






KARAKTERISTIK PRODUK DIGITAL
  1. Tidak berwujud: Tidak memiliki bentuk fisik yang bisa dipegang namun membutuhkan media untuk memanfaatkannya.
  2. Mudah direplikasi: Dapat dengan mudah disalin tanpa mengurangi kualitas asalnya.
  3. Mudah didistribusikan: Dapat didistribusikan secara cepat tanpa batasan geografis dengan dukungan akses internet.
  4. Dapat diperbarui: Dapat diperbaiki, ditingkatkan, atau diubah versinya secara berkala.
  5. Aksesibilitas tinggi: Dapat diakses dari mana saja dan kapan saja melalui perangkat digital.
Contoh Penggunaan Produk Digital dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Mendengarkan musik melalui aplikasi streaming.
2. Membaca ebook di komputer/laptop/smartphone.
3. Bermain game online.
4. Belanja online.
5. Menggunakan aplikasi transportasi online.
6. Membuat desain visual dengan aplikasi.
7. Menggunakan media sosial

URGENSI PRODUK DIGITAL
  1. Efisiensi: Proses produksi, distribusi, dan konsumsi menjadi lebih efisien.
  2. Aksesibilitas: Produk dapat diakses oleh banyak orang dari mana saja dan kapan saja.
  3. Inovasi: Kemudahan dalam melakukan perubahan dan pengembangan produk.
  4. Lingkungan: Mengurangi penggunaan sumber daya alam karena tidak memerlukan bahan fisik

Prinsip Desain Produk Digital
  1. User-Centered Design: desain yang berfokus pada pengguna
  2. Accessibility: dapat diakses oleh semua karakter pengguna (inklusif)
  3. Responsiveness: desain yang adaptif di berbagai perangkat pengguna
  4. Hierarchy: memperhatikan hierarki visual dalam desain
  5. Simplicity: desain yang sederhana dan mudah dipahami
  6. Consistency: konsistensi dalam penggunaan elemen desain yang membentuk kesatuan desain.
  7. Feedback: memberi kesempatan pengguna memberikan

Prinsip Desain Produk Digital
  1. User-Centered Design: desain yang berfokus pada pengguna
  2. Accessibility: dapat diakses oleh semua karakter pengguna (inklusif)
  3. Responsiveness: desain yang adaptif di berbagai perangkat pengguna
  4. Hierarchy: memperhatikan hierarki visual dalam desain
  5. Simplicity: desain yang sederhana dan mudah dipahami
  6. Consistency: konsistensi dalam penggunaan elemen desain yang membentuk kesatuan desain.
  7. Feedback: memberi kesempatan pengguna memberikan

Monday, 24 November 2025

Kelurahan Sukamanah Monday, 24 November 2025


DAFTAR PEGAWAI KELURAHAN SUKAMANAH

Saturday, 22 November 2025

Dasar-Dasar Implementasi Kecerdasan Artifisial Saturday, 22 November 2025

 PELATIHAN DASAR-DASAR IMPLEMENTASI KECERDASAN ARTIFISIAL

DASAR-DASAR TEKNOLOGI KECERDASAN ARTIFISIAL

PUSAT PENGEMBANGAN LITERASI DIGITAL 


Pendahuluan 

• Pesatnya perkembangan KA dan dampaknya di berbagai sektor (kehidupan sehari-hari, bisnis, pemerintahan). 
• Tantangan etis utama: privasi,keamanan, diskriminasi, dan dampak pekerjaan. 
• Pentingnya memahami etika dalampengembangan, implementasi, dan penggunaan KA

Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

• Definisi TIK: Teknologi yang mendukung pengolahan dan penyampaian informasi (komputer, internet, jaringan). 

• Peran TIK dalam kehidupan seharihari: bisnis, pendidikan, komunikasi,dan hiburan. 

• Konsep dasar dalam TIK: Data,Informasi, Jaringan, dan Komunikasi.

Teknologi Komputasi yang Mendukung KA
  • Pengertian Komputasi dan Evolusinya:Proses penggunaan komputer untuk tugas kompleks, dari mainframe ke perangkat IoT.
  • Komputasi Awan (Cloud Computing):Pengolahan dan penyimpanan data secaraonline, mengurangi kebutuhan infrastrukturfisik.
  • Komputasi Tepi (Edge Computing): Pemrosesan data lebih dekat ke sumbernya untuk mengurangi latensi, penting untuk aplikasi KA real-time



Perangkat Keras:
❑ CPU: Prosesor utama, daya terbatas
untuk tugas KA intensif.
❑ GPU: Cocok untuk pemrosesan paralel,
ideal untuk pembelajaran mesin.
❑ TPU: Khusus untuk mempercepat
jaringan saraf tiruan.
Penyimpanan Data:
❑ Penyimpanan Berbasis Cloud:
Skalabilitas tinggi, cocok untuk data
besar.
❑ Penyimpanan Lokal: Untuk data sensitif
dan penggunaan tanpa internet.



Jaringan Data dan Konektivitas
  • Fungsi: Memungkinkan pertukaran data real-timeuntuk KA.
  • Teknologi Pendukung: 5G dan fiber optic memungkinkan aplikasi KA yang memerlukan latensi rendah dankecepatan tinggi (contoh: kendaraan otonom, perangkat IoT).




Perangkat Keras dan Jaringan: 
GPU, TPU mempercepat proses pembelajaran; jaringan data memungkinkan KA real-time. 
Jaringan Komputer & Internet:
Mendukung transfer data besar dan
pengumpulan informasi secara global,
esensial bagi KA.





Internet of Things (IoT)
IoT atau Internet of Things adalah jaringanperangkat fisik yang saling terhubung dandapat bertukar data melalui internet. Perangkat ini bisa berupa sensor, kamera, peralatan rumah tangga pintar, danbanyak lagi. IoT berperan besar dalam perkembangan KA karena menghasilkan data dalam jumlah besar yang dapat digunakan untuk melatih model KA. Misalnya, sensor yang dipasang di pabrikatau kendaraan menghasilkan data waktu nyata yang dapat digunakan untuk memantau performa, mendeteksi masalah, atau bahkan membuat prediksi berdasarkan pola yang ada.



Peran IoT dalam Pengembangan KA
• IoT: Menghubungkan perangkat fisik (sensor, kamera, dll.) untuk mengumpulkan data dalam jumlah besar. 
• Penerapan Real-time: KA dapat digunakan langsung pada perangkat, seperti rumah pintar dan kendaraan otonom, berkat komputasi tepi (edge computing).

Big Data – Fondasi untuk Pembelajaran Mesin dan KA
• Pengertian & Jenis Data: Data terstruktur, semi-terstruktur, tidak terstruktur. 
• Karakteristik Big Data: 4V (Volume, Variety, Velocity, Veracity). 
• Peran dalam KA: Memberikan fondasi data besar untuk pembelajaran mesin, memungkinkan analisis pola yang mendalam. 
• Manfaat: Pengambilan keputusan lebih akurat, deteksi penipuan, analisis sentimen.



Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) 
Hubungan KA dengan Machine Learning (ML) dan Deep Learning (DL):
  1. KA: Konsep besar untuk menciptakan sistem cerdas. 
  2. Machine Learning (ML): Metode dalam KA yang memungkinkan sistem belajar dari data. 
  3. Deep Learning (DL): Subset dari ML menggunakan jaringan saraf tiruan, cocok untuk data kompleks seperti gambar dan suara. Hubungan KA dengan Machine Learning (ML) dan Deep Learning (DL):

Pembelajaran Mesin: Jenis dan Contoh Aplikasi
Jenis-Jenis Pembelajaran Mesin:
❑ Pembelajaran Terawasi: Dilatih dengan data
berlabel; contoh: pengenalan suara.
❑ Pembelajaran Tanpa Pengawasan: Mengidentifikasi
pola tanpa label; contoh: klasterisasi pelanggan.
❑ Pembelajaran Penguatan: Belajar dari hadiah dan
hukuman; contoh: robotika dan permainan.

Contoh Aplikasi
❑ Pengenalan Gambar: Deteksi objek atau wajah.
❑ Analisis Sentimen: Menganalisis emosi di media sosial.
❑ Rekomendasi Produk: Disesuaikan dengan preferensi pengguna di e-commerce.

Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) 
Contoh Aplikasi KA:


Friday, 21 November 2025

Starategi Membangun Merk Media Sosial Friday, 21 November 2025

 


PENDAHULUAN

Strategi media sosial adalah rencana yang dirancang untuk mencapai tujuan bisnis melalui penggunaan berbagai platform media sosial. Ini mencakup identifikasi audiens target, penetapan tujuan, pemilihan platform yang tepat, pengembangan konten yang menarik, dan monitoring serta evaluasi hasil untuk meningkatkan keterlibatan dan mencapai hasil yang diinginkan


Starategi Membangun Merk Media Sosial

Taktik Membangun Merek di Media Sosial

  1. Identifikasi Segmentasi, Target dan Posisi dari sebuah merek terhadap audiens
  2. Pemilihan platform yang tepat untuk target audience
  3. Mengembangkan konten yang menarik serta monitoring terhadap responnya.


Pentingnya Membangun Merek di Media Sosial

  • Meningkatkan Kesadaran Merek
  •  Interaksi dan Keterlibatan Audiens
  • Meningkatkan Loyalitas Pelanggan
  • Umpan Balik dan Riset Pasar
  •  Meningkatkan Visibilitas dan SEO
  • Fleksibilitas dan Responsif terhadap Perubahan
  • Promosi Produk dan Kampanye Pemasaran yang Efektif
  • Membangun Citra Merek yang Positif
  • Kolaborasi dengan Key Opinion Leader
  • Meningkatkan Penjualan
Segmentasi, Target dan Posisi sebuah Merek (STP)
Segmentasi adalah proses membagi pasar yang luas menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil, yang memiliki karakteristik, kebutuhan, atau perilaku yang serupa. Segmentasi dapat dilakukan berdasarkan berbagai faktor, seperti demografi, geografi, psikografi, dan perilaku.
Contoh:
Demografi: Adidas membagi pasarnya berdasarkan usia, seperti remaja, dewasa muda, dan orang dewasa.
Geografi: Adidas menargetkan konsumen yang tinggal di daerah tropis dengan produk yang berbahan sejuk dan model yang lebih tipis