Showing posts with label rumah tangga. Show all posts
Showing posts with label rumah tangga. Show all posts

Mengapa Allah menajiskan wanita yang sedang menstruasi, akibatnya wanita batal sembahyangnya dan tidak boleh ikut puasa? Sebenarnya siapa yang menciptakan menstruasi? Bukankah itu diciptakan baik adanya, tapi mengapa Allah menajiskannya?

Jawaban:

Saya akan menjawabnya. Salah satu hadist yang dinukilkan adalah dari Abu Said Al-Khudri, dimana Rasulullah s.a.w bersabda,”….Bukanlah jika (seorang wanita) haid ia tidak shalat dan tidak puasa?” (HR. Bukhari dan Muslim)

Islam tidak pernah menganggap bahwa wanita haid itu adalah najis sebagaimana Nabi Muhammad Bersabda: “Sesungguhnya mukmin itu tidak najis.” (HR. Al-Bukhari no. 283 dan Muslim no. 371) 

Yang najis itu adalah darah yang keluar selama haid sebagaimana Firman Allah


Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”.... (Al-Baqarah: 222)

Mengapa Allah Melarang Wanita Haid Untuk shalat dan Berpuasa?


Perlu diketahui bahwa setiap yang Allah perintahkan atau larang pasti terdapat hikmah di dalamnya. Jika Allah mengharamkan sesuatu pasti terdapat keburukan di dalamnya, jika Allah menghalalkan sesuatu pasti ada kebaikan di dalamnya untuk kelangsungan hidup manusia di bumi ini.

Dan (Allah) menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.” (Al-A’raaf: 157) 

Baca Juga : 




Sejumlah studi medis modern membuktikan bahwa gerak badan dan olah raga seperti shalat sangat berbahaya bagi wanita haid. Sebab wanita yang sedang shalat, ketika sujud dan ruku akan meningkatkan peredaran darah ke rahim. Sel-sel rahim dan indung telur seperti sel-sel limpa menyedot banyak darah. Wanita yang haid, jika menunaikan shalat akan kehilangan darah secara terus-menerus dalam kurun waktu 3-7 hari. Lamanya tergantung siklus haid masing-masing, dan banyaknya darah yang keluar berkisar 34 mililiter menyebabkan banyak darah mengalir ke rahimnya. Kehilangan darah yang terus menerus juga mengakibatkan perempuan lebih gampang lelah, memiliki kadar emosi yang naik turun, serta rentan terkena anemia karena melalui darah yang keluar tersebut ia kehilangan zat besi  yang sangat penting bagi tubuh. Jika wanita haid menunaikan shalat, zat imunitas di tubuhnya akan hancur. Sebab sel darah putih berperan sebagai imun akan hilang melalui darah haid.

Jika seorang wanita shalat saat haid, maka ia akan kehilangan darah dalam jumlah banyak. Ini berarti dia akan kehilangan sel darah putih. Jika ini terjadi maka seluruh organ tubuhnya seperti limpa dan otak akan terserang penyakit.

Mungkin inilah hikmah besar di balik larangan syariat agar wanita haid untuk shalat hingga ia suci. Al-Quran dengan sangat cermat menyebut:


Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci.” (Al-Baqarah: 222)

Lalu Mengapa Wanita Haid juga Dilarang Berpuasa?

Wanita tidak dianjurkan untuk berpuasa ketika haidh dikarenakan untuk menjaga asupan gizi makanan yang ada di dalam tubuhnya dan kesehatan fisiknya. Hal ini  karena kehilangan banyak darah membuatnya gampang lelah, memiliki kadar emosi yang naik-turun, serta rentan terkena anemia. Pakar medis menganjurkan agar ketika dalam keadaan haid, wanita banyak beristirahat dan mengkonsumsi makanan yang bergizi agar darah dan mineral (magnesium, zat besi) dalam tubuh yang berharga tidak terbuang percuma.

Selama masa haid ini, seorang perempuan seharusnya lebih memperhatikan asupan gizi dan kondisi kesehatan fisiknya. Makan makanan kaya zat besi (contohnya bayam, daging-dagingan, dan ati ampela), makanan tinggi protein (contohnya telur dan ikan), makanan tinggi serat (sayur berdaun dan buah-buahan), dan sumber vitamin C yang membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Dalam kondisi tertentu, wanita juga dianjurkan mengonsumsi tablet tambah darah yang kaya akan zat besi untuk membantu proses pembentukan darah  dan mencegah anemia.

Nah, bisa dibayangkan kalau saja perempuan yang sedang haid masih diwajibkan berpuasa, akan banyak perempuan yang pingsan dan menderita anemia kronis karena sepanjang hidupnya ia harus berpuasa disaat seharusnya ia membutuhkan asupan nutrisi dan zat besi yang cukup untuk kesehatan tubuhnya.

Inilah hikmah besar, kenapa ketika haid wanita dilarang melakukan puasa. 

Sungguh sempurna syariat Islam, ini salah satu dari kebesaran Allah, kenapa wanita haid dilarang melaksanakan shalat dan puasa. Wanita yang sedang haid jangan bersedih. Allah akan mengganjarnya dengan Pahala.

Nabi Muhammad SAW Bersabda
Apabila seorang hamba mengalami sakit atau safar (sehingga meninggalkan amalan sunah) maka dia tetap dicatat mendapatkan pahala sebagaimana amalan yang dia lakukan ketika mukim (tidak safar) atau ketika sehat.” (HR. Bukhari 2996).

Al-Hafidz Ibn Hajar mengatakan, bahwasanya Nabi Muhammad SAW Bersabda “Dia tetap dicatat mendapatkan pahala sebagaimana amalan yang dia lakukan ketika mukim dan sehat.

Jadi para wanita, Allah melarangmu shalat dan berpuasa bukan karena mendriskiminasi atau merendahkan kaum Wanita, tapi ada maksud yang baik untuk dirimu. Syukurilah setiap nikmat Allah apapun bentuknya. Tidak bisa menjalankan puasa karena haid pun merupakan salah satu bentuk nikmat dan kasih sayang Tuhan lho.

Agar adil mari kita bahas juga Bibel. Bibel memandang bahwa wanita haid adalah najis, yang disentuhnya juga najis serta perlu diasingkan. Bahkan wanita dianggap berdosa karena mengeluarkan haid. Dan setelah haid wanita harus berkurban. Mohon maaf apabila umat Kristiani tersinggung, tapi bukan maksud saya untuk membuat umat Kristiani marah, melainkan hanya untuk membuat perbandingan, sehingga kita bisa melihat manakah di antara Al-Qur'an dan Bibel yang benar-benar firman dari Tuhan. Dan saya berdo'a bagi para non-Muslim yang membaca tulisan ini, termasuk umat Kristiani, semoga Allah memberikan anda hidayah untuk masuk ke dalam Islam, sehingga anda bisa bergabung bersama kami dan menjadi saudara-saudara Muslim kami. Berikut ini ayat-ayat dalam Bibel yang membahas tentang wanita yang haid:

Apabila seorang perempuan mengeluarkan lelehan, dan lelehannya itu adalah darah dari auratnya, ia harus tujuh hari lamanya dalam cemar kainnya, dan setiap orang yang kena kepadanya, MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam. (Imamat 15:19)

Segala sesuatu yang ditidurinya selama ia cemar kain menjadi najis. Dan segala sesuatu yang didudukinya MENJADI NAJIS juga. (Imamat 15:20)

Setiap orang yang kena kepada tempat tidur perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam. (Imamat 15:21)

Setiap orang yang kena kepada sesuatu barang yang diduduki perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh diri dengan air dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam. (Imamat 15:22)

Juga pada waktu ia kena kepada sesuatu yang ada di tempat tidur atau di atas barang yang diduduki perempuan itu, IA MENJADI NAJIS  sampai matahari terbenam. (Imamat 15:23)

Jikalau seorang laki-laki tidur dengan perempuan itu, dan ia kena cemar kain perempuan itu, maka ia menjadi najis selama tujuh hari, dan setiap tempat tidur yang ditidurinya MENJADI NAJIS  juga. (Imamat 15:24)

Apabila seorang perempuan berhari-hari lamanya mengeluarkan lelehan, yakni lelehan darah yang bukan pada waktu cemar kainnya, atau apabila ia mengeluarkan lelehan lebih lama dari waktu cemar kainnya, maka selama lelehannya yang najis itu perempuan itu adalah seperti pada hari-hari cemar kainnya, yakni IA NAJIS. (Imamat 15:25)

Setiap tempat tidur yang ditidurinya, selama ia mengeluarkan lelehan, haruslah baginya seperti tempat tidur pada waktu cemar kainnya dan setiap barang yang didudukinya menjadi najis sama seperti kenajisan cemar kainnya. (Imamat 15:26)

Setiap orang yang kena kepada barang-barang itu menjadi najis, dan ia harus mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air, dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam. (Imamat 15:27)

Tetapi jikalau perempuan itu sudah tahir dari lelehannya, ia harus menghitung tujuh hari lagi, sesudah itu barulah ia menjadi tahir. (Imamat 15:28)

Pada hari yang kedelapan ia harus mengambil dua ekor burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati dan membawanya kepada imam ke pintu Kemah Pertemuan. (Imamat 15:29)

Imam harus mempersembahkan yang seekor sebagai korban penghapus dosa dan yang seekor lagi sebagai korban bakaran. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu di hadapan TUHAN, karena lelehannya yang najis itu. (Imamat 15:30)

Semoga Bermanfaat bagi semuanya dan menjadi salah satu pintu Hidayah bagi non-Muslim untuk menerima kebenaran Islam, Insya Allah.

Sumber:http://www.lampuislam.org


Apakah Islam Menganggap Najis Wanita yang Sedang Haid?


Mengapa Allah menajiskan wanita yang sedang menstruasi, akibatnya wanita batal sembahyangnya dan tidak boleh ikut puasa? Sebenarnya siapa yang menciptakan menstruasi? Bukankah itu diciptakan baik adanya, tapi mengapa Allah menajiskannya?

Jawaban:

Saya akan menjawabnya. Salah satu hadist yang dinukilkan adalah dari Abu Said Al-Khudri, dimana Rasulullah s.a.w bersabda,”….Bukanlah jika (seorang wanita) haid ia tidak shalat dan tidak puasa?” (HR. Bukhari dan Muslim)

Islam tidak pernah menganggap bahwa wanita haid itu adalah najis sebagaimana Nabi Muhammad Bersabda: “Sesungguhnya mukmin itu tidak najis.” (HR. Al-Bukhari no. 283 dan Muslim no. 371) 

Yang najis itu adalah darah yang keluar selama haid sebagaimana Firman Allah


Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”.... (Al-Baqarah: 222)

Mengapa Allah Melarang Wanita Haid Untuk shalat dan Berpuasa?


Perlu diketahui bahwa setiap yang Allah perintahkan atau larang pasti terdapat hikmah di dalamnya. Jika Allah mengharamkan sesuatu pasti terdapat keburukan di dalamnya, jika Allah menghalalkan sesuatu pasti ada kebaikan di dalamnya untuk kelangsungan hidup manusia di bumi ini.

Dan (Allah) menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.” (Al-A’raaf: 157) 

Baca Juga : 




Sejumlah studi medis modern membuktikan bahwa gerak badan dan olah raga seperti shalat sangat berbahaya bagi wanita haid. Sebab wanita yang sedang shalat, ketika sujud dan ruku akan meningkatkan peredaran darah ke rahim. Sel-sel rahim dan indung telur seperti sel-sel limpa menyedot banyak darah. Wanita yang haid, jika menunaikan shalat akan kehilangan darah secara terus-menerus dalam kurun waktu 3-7 hari. Lamanya tergantung siklus haid masing-masing, dan banyaknya darah yang keluar berkisar 34 mililiter menyebabkan banyak darah mengalir ke rahimnya. Kehilangan darah yang terus menerus juga mengakibatkan perempuan lebih gampang lelah, memiliki kadar emosi yang naik turun, serta rentan terkena anemia karena melalui darah yang keluar tersebut ia kehilangan zat besi  yang sangat penting bagi tubuh. Jika wanita haid menunaikan shalat, zat imunitas di tubuhnya akan hancur. Sebab sel darah putih berperan sebagai imun akan hilang melalui darah haid.

Jika seorang wanita shalat saat haid, maka ia akan kehilangan darah dalam jumlah banyak. Ini berarti dia akan kehilangan sel darah putih. Jika ini terjadi maka seluruh organ tubuhnya seperti limpa dan otak akan terserang penyakit.

Mungkin inilah hikmah besar di balik larangan syariat agar wanita haid untuk shalat hingga ia suci. Al-Quran dengan sangat cermat menyebut:


Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci.” (Al-Baqarah: 222)

Lalu Mengapa Wanita Haid juga Dilarang Berpuasa?

Wanita tidak dianjurkan untuk berpuasa ketika haidh dikarenakan untuk menjaga asupan gizi makanan yang ada di dalam tubuhnya dan kesehatan fisiknya. Hal ini  karena kehilangan banyak darah membuatnya gampang lelah, memiliki kadar emosi yang naik-turun, serta rentan terkena anemia. Pakar medis menganjurkan agar ketika dalam keadaan haid, wanita banyak beristirahat dan mengkonsumsi makanan yang bergizi agar darah dan mineral (magnesium, zat besi) dalam tubuh yang berharga tidak terbuang percuma.

Selama masa haid ini, seorang perempuan seharusnya lebih memperhatikan asupan gizi dan kondisi kesehatan fisiknya. Makan makanan kaya zat besi (contohnya bayam, daging-dagingan, dan ati ampela), makanan tinggi protein (contohnya telur dan ikan), makanan tinggi serat (sayur berdaun dan buah-buahan), dan sumber vitamin C yang membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Dalam kondisi tertentu, wanita juga dianjurkan mengonsumsi tablet tambah darah yang kaya akan zat besi untuk membantu proses pembentukan darah  dan mencegah anemia.

Nah, bisa dibayangkan kalau saja perempuan yang sedang haid masih diwajibkan berpuasa, akan banyak perempuan yang pingsan dan menderita anemia kronis karena sepanjang hidupnya ia harus berpuasa disaat seharusnya ia membutuhkan asupan nutrisi dan zat besi yang cukup untuk kesehatan tubuhnya.

Inilah hikmah besar, kenapa ketika haid wanita dilarang melakukan puasa. 

Sungguh sempurna syariat Islam, ini salah satu dari kebesaran Allah, kenapa wanita haid dilarang melaksanakan shalat dan puasa. Wanita yang sedang haid jangan bersedih. Allah akan mengganjarnya dengan Pahala.

Nabi Muhammad SAW Bersabda
Apabila seorang hamba mengalami sakit atau safar (sehingga meninggalkan amalan sunah) maka dia tetap dicatat mendapatkan pahala sebagaimana amalan yang dia lakukan ketika mukim (tidak safar) atau ketika sehat.” (HR. Bukhari 2996).

Al-Hafidz Ibn Hajar mengatakan, bahwasanya Nabi Muhammad SAW Bersabda “Dia tetap dicatat mendapatkan pahala sebagaimana amalan yang dia lakukan ketika mukim dan sehat.

Jadi para wanita, Allah melarangmu shalat dan berpuasa bukan karena mendriskiminasi atau merendahkan kaum Wanita, tapi ada maksud yang baik untuk dirimu. Syukurilah setiap nikmat Allah apapun bentuknya. Tidak bisa menjalankan puasa karena haid pun merupakan salah satu bentuk nikmat dan kasih sayang Tuhan lho.

Agar adil mari kita bahas juga Bibel. Bibel memandang bahwa wanita haid adalah najis, yang disentuhnya juga najis serta perlu diasingkan. Bahkan wanita dianggap berdosa karena mengeluarkan haid. Dan setelah haid wanita harus berkurban. Mohon maaf apabila umat Kristiani tersinggung, tapi bukan maksud saya untuk membuat umat Kristiani marah, melainkan hanya untuk membuat perbandingan, sehingga kita bisa melihat manakah di antara Al-Qur'an dan Bibel yang benar-benar firman dari Tuhan. Dan saya berdo'a bagi para non-Muslim yang membaca tulisan ini, termasuk umat Kristiani, semoga Allah memberikan anda hidayah untuk masuk ke dalam Islam, sehingga anda bisa bergabung bersama kami dan menjadi saudara-saudara Muslim kami. Berikut ini ayat-ayat dalam Bibel yang membahas tentang wanita yang haid:

Apabila seorang perempuan mengeluarkan lelehan, dan lelehannya itu adalah darah dari auratnya, ia harus tujuh hari lamanya dalam cemar kainnya, dan setiap orang yang kena kepadanya, MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam. (Imamat 15:19)

Segala sesuatu yang ditidurinya selama ia cemar kain menjadi najis. Dan segala sesuatu yang didudukinya MENJADI NAJIS juga. (Imamat 15:20)

Setiap orang yang kena kepada tempat tidur perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam. (Imamat 15:21)

Setiap orang yang kena kepada sesuatu barang yang diduduki perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh diri dengan air dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam. (Imamat 15:22)

Juga pada waktu ia kena kepada sesuatu yang ada di tempat tidur atau di atas barang yang diduduki perempuan itu, IA MENJADI NAJIS  sampai matahari terbenam. (Imamat 15:23)

Jikalau seorang laki-laki tidur dengan perempuan itu, dan ia kena cemar kain perempuan itu, maka ia menjadi najis selama tujuh hari, dan setiap tempat tidur yang ditidurinya MENJADI NAJIS  juga. (Imamat 15:24)

Apabila seorang perempuan berhari-hari lamanya mengeluarkan lelehan, yakni lelehan darah yang bukan pada waktu cemar kainnya, atau apabila ia mengeluarkan lelehan lebih lama dari waktu cemar kainnya, maka selama lelehannya yang najis itu perempuan itu adalah seperti pada hari-hari cemar kainnya, yakni IA NAJIS. (Imamat 15:25)

Setiap tempat tidur yang ditidurinya, selama ia mengeluarkan lelehan, haruslah baginya seperti tempat tidur pada waktu cemar kainnya dan setiap barang yang didudukinya menjadi najis sama seperti kenajisan cemar kainnya. (Imamat 15:26)

Setiap orang yang kena kepada barang-barang itu menjadi najis, dan ia harus mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air, dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam. (Imamat 15:27)

Tetapi jikalau perempuan itu sudah tahir dari lelehannya, ia harus menghitung tujuh hari lagi, sesudah itu barulah ia menjadi tahir. (Imamat 15:28)

Pada hari yang kedelapan ia harus mengambil dua ekor burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati dan membawanya kepada imam ke pintu Kemah Pertemuan. (Imamat 15:29)

Imam harus mempersembahkan yang seekor sebagai korban penghapus dosa dan yang seekor lagi sebagai korban bakaran. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu di hadapan TUHAN, karena lelehannya yang najis itu. (Imamat 15:30)

Semoga Bermanfaat bagi semuanya dan menjadi salah satu pintu Hidayah bagi non-Muslim untuk menerima kebenaran Islam, Insya Allah.

Sumber:http://www.lampuislam.org



Mengapa seorang pria diperbolehkan untuk memiliki lebih dari satu istri dalam Islam? Dengan demikian mengapa poligami diperbolehkan dalam Islam?

Jawaban:


1. Definisi Poligami

Poligami adalah suatu sistem pernikahan dimana satu orang memiliki lebih dari satu pasangan. Poligami terdiri dari dua jenis. Salah satunya adalah poligini di mana seorang pria menikahi lebih dari satu wanita, dan yang satunya lagi adalah poliandri, dimana seorang wanita menikahi lebih dari satu pria. Dalam Islam, poligini diizinkan dengan jumlah maksimal wanita yang boleh dinikahi adalah empat orang; sedangkan poliandri benar-benar dilarang.

Sekarang kembali ke pertanyaan awal, mengapa pria diperbolehkan untuk memiliki lebih dari satu istri?

2. Al-Qur'an adalah satu-satunya kitab suci agama di dunia yang mengatakan, "nikahilah satu wanita saja."

Al-Qur'an adalah satu-satunya kitab agama di muka bumi ini yang berisi ayat 'nikahilah hanya satu wanita saja'. Tidak ada kitab agama lain yang memerintahkan pria untuk menikahi satu istri saja. Tidak ada kitab suci agama lain, apakah itu Veda, Ramayana, Mahabharata, Gita, Talmud atau Bibel yang memberi pembatasan pada jumlah istri yang boleh dinikahi. Menurut kitab-kitab suci selain Islam, seseorang dapat menikahi lebih dari satu istri. Baru pada masa berikutnya para pemimpin Hindu dan Gereja Kristen membatasi jumlah istri yang boleh dinikahi menjadi satu saja.

Banyak tokoh agama Hindu, menurut kitab suci mereka, memiliki banyak istri. Raja Dashrat, ayah dari Rama, memiliki lebih dari satu istri. Krishna memiliki beberapa istri.

Di masa lalu, orang-orang Kristen diizinkan menikahi istri sebanyak yang mereka inginkan, karena Bibel tidak menentukan batasan pada jumlah istri. Baru pada beberapa abad yang lalu Gereja membatasi jumlah istri menjadi satu saja.

Poligami juga diperbolehkan dalam agama Yahudi. Menurut hukum Talmud, Abraham memiliki tiga istri, dan Salomo memiliki ratusan istri. Praktek poligami terus dilakukan sampai Rabbi Gerson ben Yehudah (960 M sampai 1030 M) mengeluarkan dekrit untuk menentangnya. Masyarakat Yahudi Sephardic yang tinggal di negara-negara Muslim terus melanjutkan praktek poligami sampai akhir tahun 1950-an, dimana Undang-undang Ketua Kerabian Israel memperpanjang larangan menikahi lebih dari satu istri.

3. Umat Hindu lebih poligini daripada Umat Muslim

Laporan dari 'Komite Status Perempuan dalam Islam', yang diterbitkan pada tahun 1975 menyebutkan pada halaman 66 dan 67 bahwa persentase pernikahan poligami antara tahun 1951 dan 1961 adalah 5,06% antara Hindu dan hanya 4,31% di kalangan umat Islam. Menurut hukum India hanya pria Muslim yang diizinkan untuk memiliki lebih dari satu istri. Bagi non-Muslim di India, merupakan tindakan ilegal untuk memiliki lebih dari satu istri. Meskipun itu menjadi ilegal, umat Hindu memiliki lebih banyak istri dibandingkan dengan Muslim. Sebelumnya, tidak ada pembatasan pada laki-laki Hindu berhubungan dengan jumlah istri yang boleh dinikahi. Barulah pada tahun 1954, ketika UU Perkawinan Hindu disahkan, maka ditetapkan ilegal bagi seorang Hindu untuk memiliki lebih dari satu istri. Jadi adalah Hukum India yang membatasi seorang Hindu dari memiliki lebih dari satu istri dan bukan kitab suci Hindu.

Mari kita menganalisis mengapa Islam mengijinkan seorang pria untuk memiliki lebih dari satu istri.

4. Alquran membolehkan poligini tapi dibatasi

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, Alqur'an adalah satu-satunya kitab agama di muka bumi yang mengatakan "nikahilah hanya satu istri.' Berikut bunyi dari ayatnya dari Surah Nisa dalam Al-qur'an:

"Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja." [Al-Qur'an 4:3]

Sebelum Al-Qur'an diturunkan, tidak ada batasan untuk poligini dan banyak pria memiliki banyak sekali istri, bahkan ratusan istri. Islam menempatkan batasan maksimal sebanyak empat istri. Islam memberikan izin pria untuk menikahi dua, tiga atau empat wanita, dengan syarat bahwa ia bisa berlaku adil kepada mereka.

Dalam Surah Nisa ayat 129 Allah berfirman:

"Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu)..." [Al-Qur'an 4: 129]

Oleh karena itu poligini bukanlah kewajiban melainkan dibolehkan dengan syarat. Banyak orang salah paham bahwa poligini diwajibkan bagi seorang Muslim. Secara umum, Islam memiliki lima kategori dari hal yang dibolehkan dan hal yang dilarang:

(I) 'Fard' yaitu wajib
(Ii) 'Mustahab' yaitu dianjurkan
(Iii) 'Mubah' yaitu diperbolehkan atau diizinkan
(Iv) 'Makruh' yaitu tidak dianjurkan atau lebih baik dihindari
(V) 'Haram' yaitu dilarang atau tidak boleh dilakukan

Poligini jatuh dalam kategori tengah-tengah atau "mubah", yaitu sesuatu yang boleh dilakukan. Dengan demikian, tidak dapat dikatakan bahwa seorang muslim yang memiliki dua, tiga, atau empat istri adalah seorang Muslim yang lebih baik dibandingkan dengan seorang Muslim yang hanya memiliki satu istri.

5. Rata-rata masa hidup wanita lebih panjang daripada laki-laki
Laki-laki dan perempuan secara alami lahir dengan perbandingan yang hampir sama. Meski begitu, bayi perempuan memiliki kekebalan tubuh lebih kuat daripada bayi laki-laki. Seorang bayi perempuan bisa melawan kuman dan penyakit lebih baik daripada bayi laki-laki. Karena itulah ada lebih banyak kematian di antara bayi laki-laki dibandingkan bayi perempuan.

Selama perang, ada lebih banyak pria yang tewas dibandingkan dengan wanita. Laki-laki lebih banyak yang meninggal karena kecelakaan dan penyakit dibandingkan wanita. Rentang hidup rata-rata perempuan lebih panjang daripada laki-laki, dan itulah mengapa kita menemukan lebih banyak janda di dunia ini daripada duda.

6. India memiliki lebih banyak penduduk laki-laki daripada perempuan karena aborsi janin perempuan dan pembunuhan bayi

India adalah salah satu dari sedikit negara, beserta dengan negara-negara tetangganya, dimana populasi wanita lebih sedikit daripada populasi laki-laki. Alasannya terletak pada tingginya tingkat pembunuhan bayi perempuan di India, dan fakta bahwa lebih dari satu juta janin perempuan diaborsi setiap tahunnya di negeri ini, setelah janinnya diketahui sebagai perempuan. Jika praktek jahat ini dihentikan, maka India juga akan memiliki lebih banyak perempuan dibandingkan dengan laki-laki.

7. Penduduk perempuan lebih banyak daripada penduduk laki-laki di dunia

Di Amerika Serikat, perempuan melebihi laki-laki sebesar 7,8 juta jiwa. New York saja memiliki satu juta perempuan lebih banyak dibandingkan dengan jumlah laki-laki, dan sepertiga penduduk laki-laki dari New York adalah kaum homoseksual. Amerika Serikat secara keseluruhan memiliki lebih dari lima belas juta penduduk yang homoseksual. Ini berarti mereka tidak ingin menikahi wanita. Inggris memiliki perempuan empat juta lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki. Jerman memiliki perempuan lima juta lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki. Rusia memiliki perempuan sembilan juta lebih banyak dibandingkan laki-laki. Hanya Tuhan yang tahu berapa juta lebih banyak perempuan yang ada di seluruh dunia dibandingkan dengan laki-laki.

8. Membatasi sehingga setiap orang hanya memiliki satu istri tidak bisa dilakukan

Bahkan jika setiap pria dinikahkan dengan seorang wanita, masih tersisa lebih dari tiga puluh juta wanita di Amerika Serikat yang tidak akan bisa mendapatkan suami (mengingat bahwa Amerika memiliki dua puluh lima juta kaum homoseksual). Akan ada lebih dari empat juta perempuan di Inggris, lima juta wanita di Jerman dan, sembilan juta wanita di Rusia yang tidak akan dapat menemukan seorang suami.

Misalkan adik saya adalah seorang wanita yang belum menikah dan dia tinggal di AS, atau misalnya kakak Anda kebetulan adalah salah satu wanita yang belum menikah yang tinggal di Amerika Serikat. Hanya dua pilihan yang tersisa baginya, yaitu dia menikah dengan pria yang sudah memiliki istri atau menjadi "properti publik." Tidak ada pilihan lain. Semua wanita yang masih berakal sehat tentu akan memilih pilihan yang pertama.

Dalam masyarakat Barat, adalah umum bagi seorang pria untuk memiliki pacar simpanan atau beberapa wanita selingkuhan, sehingga dalam hal ini, wanita yang menjadi simpanan itu menjalani hidup yang memalukan, dan menghinakan dirinya. Dengan demikian mengapa masyarakat Barat, tidak bisa menerima jika seorang pria memiliki lebih dari satu istri, dimana istrinya itu tetap terhormat, memiliki martabat dalam masyarakat, dan menjalani hidup dengan damai?

Jadi hanya ada dua pilihan bagi seorang wanita yang tidak dapat menemukan seorang suami, yaitu menikah dengan pria yang sudah menikah atau menjadi "properti publik." Islam lebih suka memberi perempuan posisi yang terhormat dengan mengizinkan pilihan pertama dan melarang pilihan yang kedua.

Ada beberapa alasan lain, mengapa Islam telah mengizinkan poligini yang dibatasi, tetapi alasan-alasan itu terutama untuk melindungi kehormatan perempuan.

Sumber:http://www.lampuislam.org

Mengapa Poligami Dibolehkan dalam Islam?


Mengapa seorang pria diperbolehkan untuk memiliki lebih dari satu istri dalam Islam? Dengan demikian mengapa poligami diperbolehkan dalam Islam?

Jawaban:


1. Definisi Poligami

Poligami adalah suatu sistem pernikahan dimana satu orang memiliki lebih dari satu pasangan. Poligami terdiri dari dua jenis. Salah satunya adalah poligini di mana seorang pria menikahi lebih dari satu wanita, dan yang satunya lagi adalah poliandri, dimana seorang wanita menikahi lebih dari satu pria. Dalam Islam, poligini diizinkan dengan jumlah maksimal wanita yang boleh dinikahi adalah empat orang; sedangkan poliandri benar-benar dilarang.

Sekarang kembali ke pertanyaan awal, mengapa pria diperbolehkan untuk memiliki lebih dari satu istri?

2. Al-Qur'an adalah satu-satunya kitab suci agama di dunia yang mengatakan, "nikahilah satu wanita saja."

Al-Qur'an adalah satu-satunya kitab agama di muka bumi ini yang berisi ayat 'nikahilah hanya satu wanita saja'. Tidak ada kitab agama lain yang memerintahkan pria untuk menikahi satu istri saja. Tidak ada kitab suci agama lain, apakah itu Veda, Ramayana, Mahabharata, Gita, Talmud atau Bibel yang memberi pembatasan pada jumlah istri yang boleh dinikahi. Menurut kitab-kitab suci selain Islam, seseorang dapat menikahi lebih dari satu istri. Baru pada masa berikutnya para pemimpin Hindu dan Gereja Kristen membatasi jumlah istri yang boleh dinikahi menjadi satu saja.

Banyak tokoh agama Hindu, menurut kitab suci mereka, memiliki banyak istri. Raja Dashrat, ayah dari Rama, memiliki lebih dari satu istri. Krishna memiliki beberapa istri.

Di masa lalu, orang-orang Kristen diizinkan menikahi istri sebanyak yang mereka inginkan, karena Bibel tidak menentukan batasan pada jumlah istri. Baru pada beberapa abad yang lalu Gereja membatasi jumlah istri menjadi satu saja.

Poligami juga diperbolehkan dalam agama Yahudi. Menurut hukum Talmud, Abraham memiliki tiga istri, dan Salomo memiliki ratusan istri. Praktek poligami terus dilakukan sampai Rabbi Gerson ben Yehudah (960 M sampai 1030 M) mengeluarkan dekrit untuk menentangnya. Masyarakat Yahudi Sephardic yang tinggal di negara-negara Muslim terus melanjutkan praktek poligami sampai akhir tahun 1950-an, dimana Undang-undang Ketua Kerabian Israel memperpanjang larangan menikahi lebih dari satu istri.

3. Umat Hindu lebih poligini daripada Umat Muslim

Laporan dari 'Komite Status Perempuan dalam Islam', yang diterbitkan pada tahun 1975 menyebutkan pada halaman 66 dan 67 bahwa persentase pernikahan poligami antara tahun 1951 dan 1961 adalah 5,06% antara Hindu dan hanya 4,31% di kalangan umat Islam. Menurut hukum India hanya pria Muslim yang diizinkan untuk memiliki lebih dari satu istri. Bagi non-Muslim di India, merupakan tindakan ilegal untuk memiliki lebih dari satu istri. Meskipun itu menjadi ilegal, umat Hindu memiliki lebih banyak istri dibandingkan dengan Muslim. Sebelumnya, tidak ada pembatasan pada laki-laki Hindu berhubungan dengan jumlah istri yang boleh dinikahi. Barulah pada tahun 1954, ketika UU Perkawinan Hindu disahkan, maka ditetapkan ilegal bagi seorang Hindu untuk memiliki lebih dari satu istri. Jadi adalah Hukum India yang membatasi seorang Hindu dari memiliki lebih dari satu istri dan bukan kitab suci Hindu.

Mari kita menganalisis mengapa Islam mengijinkan seorang pria untuk memiliki lebih dari satu istri.

4. Alquran membolehkan poligini tapi dibatasi

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, Alqur'an adalah satu-satunya kitab agama di muka bumi yang mengatakan "nikahilah hanya satu istri.' Berikut bunyi dari ayatnya dari Surah Nisa dalam Al-qur'an:

"Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja." [Al-Qur'an 4:3]

Sebelum Al-Qur'an diturunkan, tidak ada batasan untuk poligini dan banyak pria memiliki banyak sekali istri, bahkan ratusan istri. Islam menempatkan batasan maksimal sebanyak empat istri. Islam memberikan izin pria untuk menikahi dua, tiga atau empat wanita, dengan syarat bahwa ia bisa berlaku adil kepada mereka.

Dalam Surah Nisa ayat 129 Allah berfirman:

"Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu)..." [Al-Qur'an 4: 129]

Oleh karena itu poligini bukanlah kewajiban melainkan dibolehkan dengan syarat. Banyak orang salah paham bahwa poligini diwajibkan bagi seorang Muslim. Secara umum, Islam memiliki lima kategori dari hal yang dibolehkan dan hal yang dilarang:

(I) 'Fard' yaitu wajib
(Ii) 'Mustahab' yaitu dianjurkan
(Iii) 'Mubah' yaitu diperbolehkan atau diizinkan
(Iv) 'Makruh' yaitu tidak dianjurkan atau lebih baik dihindari
(V) 'Haram' yaitu dilarang atau tidak boleh dilakukan

Poligini jatuh dalam kategori tengah-tengah atau "mubah", yaitu sesuatu yang boleh dilakukan. Dengan demikian, tidak dapat dikatakan bahwa seorang muslim yang memiliki dua, tiga, atau empat istri adalah seorang Muslim yang lebih baik dibandingkan dengan seorang Muslim yang hanya memiliki satu istri.

5. Rata-rata masa hidup wanita lebih panjang daripada laki-laki
Laki-laki dan perempuan secara alami lahir dengan perbandingan yang hampir sama. Meski begitu, bayi perempuan memiliki kekebalan tubuh lebih kuat daripada bayi laki-laki. Seorang bayi perempuan bisa melawan kuman dan penyakit lebih baik daripada bayi laki-laki. Karena itulah ada lebih banyak kematian di antara bayi laki-laki dibandingkan bayi perempuan.

Selama perang, ada lebih banyak pria yang tewas dibandingkan dengan wanita. Laki-laki lebih banyak yang meninggal karena kecelakaan dan penyakit dibandingkan wanita. Rentang hidup rata-rata perempuan lebih panjang daripada laki-laki, dan itulah mengapa kita menemukan lebih banyak janda di dunia ini daripada duda.

6. India memiliki lebih banyak penduduk laki-laki daripada perempuan karena aborsi janin perempuan dan pembunuhan bayi

India adalah salah satu dari sedikit negara, beserta dengan negara-negara tetangganya, dimana populasi wanita lebih sedikit daripada populasi laki-laki. Alasannya terletak pada tingginya tingkat pembunuhan bayi perempuan di India, dan fakta bahwa lebih dari satu juta janin perempuan diaborsi setiap tahunnya di negeri ini, setelah janinnya diketahui sebagai perempuan. Jika praktek jahat ini dihentikan, maka India juga akan memiliki lebih banyak perempuan dibandingkan dengan laki-laki.

7. Penduduk perempuan lebih banyak daripada penduduk laki-laki di dunia

Di Amerika Serikat, perempuan melebihi laki-laki sebesar 7,8 juta jiwa. New York saja memiliki satu juta perempuan lebih banyak dibandingkan dengan jumlah laki-laki, dan sepertiga penduduk laki-laki dari New York adalah kaum homoseksual. Amerika Serikat secara keseluruhan memiliki lebih dari lima belas juta penduduk yang homoseksual. Ini berarti mereka tidak ingin menikahi wanita. Inggris memiliki perempuan empat juta lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki. Jerman memiliki perempuan lima juta lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki. Rusia memiliki perempuan sembilan juta lebih banyak dibandingkan laki-laki. Hanya Tuhan yang tahu berapa juta lebih banyak perempuan yang ada di seluruh dunia dibandingkan dengan laki-laki.

8. Membatasi sehingga setiap orang hanya memiliki satu istri tidak bisa dilakukan

Bahkan jika setiap pria dinikahkan dengan seorang wanita, masih tersisa lebih dari tiga puluh juta wanita di Amerika Serikat yang tidak akan bisa mendapatkan suami (mengingat bahwa Amerika memiliki dua puluh lima juta kaum homoseksual). Akan ada lebih dari empat juta perempuan di Inggris, lima juta wanita di Jerman dan, sembilan juta wanita di Rusia yang tidak akan dapat menemukan seorang suami.

Misalkan adik saya adalah seorang wanita yang belum menikah dan dia tinggal di AS, atau misalnya kakak Anda kebetulan adalah salah satu wanita yang belum menikah yang tinggal di Amerika Serikat. Hanya dua pilihan yang tersisa baginya, yaitu dia menikah dengan pria yang sudah memiliki istri atau menjadi "properti publik." Tidak ada pilihan lain. Semua wanita yang masih berakal sehat tentu akan memilih pilihan yang pertama.

Dalam masyarakat Barat, adalah umum bagi seorang pria untuk memiliki pacar simpanan atau beberapa wanita selingkuhan, sehingga dalam hal ini, wanita yang menjadi simpanan itu menjalani hidup yang memalukan, dan menghinakan dirinya. Dengan demikian mengapa masyarakat Barat, tidak bisa menerima jika seorang pria memiliki lebih dari satu istri, dimana istrinya itu tetap terhormat, memiliki martabat dalam masyarakat, dan menjalani hidup dengan damai?

Jadi hanya ada dua pilihan bagi seorang wanita yang tidak dapat menemukan seorang suami, yaitu menikah dengan pria yang sudah menikah atau menjadi "properti publik." Islam lebih suka memberi perempuan posisi yang terhormat dengan mengizinkan pilihan pertama dan melarang pilihan yang kedua.

Ada beberapa alasan lain, mengapa Islam telah mengizinkan poligini yang dibatasi, tetapi alasan-alasan itu terutama untuk melindungi kehormatan perempuan.

Sumber:http://www.lampuislam.org


Ibu atau calon ibu yang belum pernah membayangkan bagaimana proses melahirkan
nahh, ini proses persalinan aslinya:
**mohon maaf bagi yang tidak berkenan melihat video ini…



Video Proses Melahirkan


Ibu atau calon ibu yang belum pernah membayangkan bagaimana proses melahirkan
nahh, ini proses persalinan aslinya:
**mohon maaf bagi yang tidak berkenan melihat video ini…




hai sahabat mia Maryati Alat Reproduksi Pria dan Wanita, Pembuahan, Kehamilan dan Kelahiran
Proses Terjadinya kehamilan. Ketika seorang perempuan melakukan hubungan seksual dengan seorang laki-laki maka bisa jadi perempuan tersebut akan hamil (Terjadinya kehamilan). 

Kehamilan terjadi ketika sel sperma yang masuk ke dalam rahim seorang perempuan membuahi sel telur yang telah matang. seorang laki-laki rata-rata mengeluarkan air mani sebanyak 3 cc, dan setiap 1 cc air mani yang normal akan mengandung sekitar 100 juta hingga 120 juta buah sel sperma

Setelah air mani ini terpancar (ejakulasi) ke dalam pangkal saluran kelamin istri, jutaan sel sperma ini akan berlarian melintasi rongga rahim, saling berebut untuk mencapai sel telur matang yang ada pada saluran tuba di seberang rahim.Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher rahim) menjadi lebih cair, sehingga sperma mudah menembus ke dalam rahim


Sperma bergerak dari vagina sampai ke ujung tuba falopii yang berbentuk corong dalam waktu 5 menit. Sel yang melapisi tuba falopii mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang telah dibuahi). Jika perempuan tersebut berada dalam masa subur, atau dengan kata lain terdapat sel telur yang matang, maka terjadilah pembuahan.

Pada proses pembuahan, hanya bagian kepala sperma yang menembus sel telur dan bersatu dengan inti sel telur.Bagian ekor yang merupakan alat gerak sperma akan melepaskan diri. Sel telur yang telah dibuahi akan mengalami pengerasan bagian luarnya. Ini menyebabkan sel telur hanya dapat dibuahi oleh satu sperma.

Alat Reproduksi Pria dan Wanita, Pembuahan, Kehamilan dan Kelahiran


hai sahabat mia Maryati Alat Reproduksi Pria dan Wanita, Pembuahan, Kehamilan dan Kelahiran
Proses Terjadinya kehamilan. Ketika seorang perempuan melakukan hubungan seksual dengan seorang laki-laki maka bisa jadi perempuan tersebut akan hamil (Terjadinya kehamilan). 

Kehamilan terjadi ketika sel sperma yang masuk ke dalam rahim seorang perempuan membuahi sel telur yang telah matang. seorang laki-laki rata-rata mengeluarkan air mani sebanyak 3 cc, dan setiap 1 cc air mani yang normal akan mengandung sekitar 100 juta hingga 120 juta buah sel sperma

Setelah air mani ini terpancar (ejakulasi) ke dalam pangkal saluran kelamin istri, jutaan sel sperma ini akan berlarian melintasi rongga rahim, saling berebut untuk mencapai sel telur matang yang ada pada saluran tuba di seberang rahim.Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher rahim) menjadi lebih cair, sehingga sperma mudah menembus ke dalam rahim


Sperma bergerak dari vagina sampai ke ujung tuba falopii yang berbentuk corong dalam waktu 5 menit. Sel yang melapisi tuba falopii mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang telah dibuahi). Jika perempuan tersebut berada dalam masa subur, atau dengan kata lain terdapat sel telur yang matang, maka terjadilah pembuahan.

Pada proses pembuahan, hanya bagian kepala sperma yang menembus sel telur dan bersatu dengan inti sel telur.Bagian ekor yang merupakan alat gerak sperma akan melepaskan diri. Sel telur yang telah dibuahi akan mengalami pengerasan bagian luarnya. Ini menyebabkan sel telur hanya dapat dibuahi oleh satu sperma.