Translate

Showing posts with label artikel agama. Show all posts
Showing posts with label artikel agama. Show all posts



Mensyukuri Nikmat Allah

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
الحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، أَشْهَدُ اَنْ لَاإِلَهَ إِلاَّ اللهَ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْن، سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ.
.

 Segala puji marilah kita panjatkan kepada Allah SWT.  Yang telah memberikan beribu ribu nikmatnya kepada kita. Sehiingga kita dapat Bermuhajahah dan bersilaturahmi  di tempat yang mulya ini.
Sholawat serta salam semoga di sampaikan kepada nabi habibina nabiyina Muhammad SAW……..
Guru guruku dan Teman-teman yang saya  cintai, hadirin yang berbahagia.
Pada kesempatan yang indah ini perkenankanlah ananda menyampaikan pidato yang berjudul
“MENSYUKURI NIKMAT ALLAH”
Teman-teman, siapa yang tahu arti syukur itu..?
Arti syukur adalah berterima kasih dan memuji si pemberi nikmat yaitu Allah SWT baik secara langsung maupun tidak langsung atas karunia atau kebaikan dari Allah. Pengungkapan rasa syukur meliputi tiga hal yaitu :

Teman-teman…..! ingin tahu„kan?

Yang pertama,
Mengakui nikmat dalam batin. Artinya kita meyakini bahwa apa saja yang telah kita rasakan, baik yang berbentuk jasmani maupun rohani, itu adalah dari Allah SWT.

Adapun yang Kedua adalah membicarakan secara lahir atau lisan yang artinya kita senantiasa mengingat dan menyebut-nyebut kemurahan dan kenikmatan Allah yang telah diberikan kepada kita. Hal ini sesuai firman Allah dalam Al-Qur‟an surat Ad-Dhuha ayat 11
yang bunyinya “
 وَأَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ ١١ ” yang artinya
”Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya.”

Teman-teman ingin tahu yang terakhir atau yang ketiga?
Cara besyukur yang ketiga adalah menjadikan nikmat karunia Allah sebagai sarana taat kepada Allah. Faktor pertama dan kedua belum mencapai nilai haqiqi.  apabila faktor yang ketiga ini dapat direalisasikan. Dan hanya orang-orang yang berimanlah yang bisa bersyukur dengan sebaik-baiknya. Merekalah yang tahu hakikat syukur yang sebenarnya. Kalau kita lihat dan perhatikan di sekitar kita, betapa banyak nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepada hamba-hamba-Nya. Dari nikmat hidup, sarana prasarana, penunjang, sampai nikmat yang terbesar yaitu nikmat Iman dan Islam. Dan kalaulah kita hitung nikmat Allah niscaya kita takkan mampu menghitungya.
Hal itu karena nikmat Allah sangatlah banyak,
sebagaimana Allah berfirman :

“Wa inn ta‟udduu ni‟matallallohi laatuhsyuuhaa”
yang artinya dan jikalau kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu takkan dapat menghitungnya.”

Hadirin yang rahmati Allah.
Oleh karenanya sepantasnyalah kita selaku hamba Allah yang begitu banyak mendapatkan fasilitas nikmat ini untuk pandai bersyukur atas anugerahnya. Bahkan Rasulullah pun tak henti-hentinya untuk selalu berdo‟a dan berusaha untuk menjadi hamba yang selalu bersyukur.
Hadirin yang di rahmati Allah.
Dengan demikian, jika kita dapat mengamalkan firman Allah tersebut, Allah pasti akan melipatgandakan nikmat-Nya dan menjauhkan adzab-Nya.
Demikian yang dapat saya sampaikan mudah-mudahan bermanfaat dan dapat kita amalkan
dalam kehidupan. Amin Yaa Robbal „Alamin.

Billahi taufik wal hidayah, wa ridho wal inayah.
Wasalamu‟alaikum Wr. Wb.

Kewajiban menuntut ilmu

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ فَلاَ عُدْوَانَ إِلاَّ عَلَى الظَّالِمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ اَشْرَفِ اْلاَنْبِياَءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ إِمَامِ الْمُتَّقِيْنَ سَيِّدِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . أَمَّا بَعْدُ.

puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah yang senantiasa memberikan limpahan  nikmatnya kepada kita.
solawat serta salam semoga di curahkan kepada jungjunan alam ya’ni nabi besar muhammad saw............ beserta keluarga, sahabatnya dan juga kita semua  sebagai umatnya.

bapak-ibu para hadirin rohimakumullah.
berdirinya saya disini ingin menyampaikan, tentang ‘’kewajiban menuntut ilmu’’
teman-teman tau ga apa itu ilmu...........?
ilmu itu adalah cahaya, ………..
kalian tau apa itu cahaya ..........?
cahaya itu adalah sesuatu yang terang,… coba kita bayangkan, betapa gelapnya hidup tanpa cahaya, dan mungkin akan terasa tersiksa,   tentunya kita semua tidak mau berjalan tanpa cahaya alias gelap gulita. begitu juga dengan ilmu, tentunya kita akan merasa tenang dan tentran hidup dengan ilmu, makanya kalau kita ingin hidup bahagia carilah ilmu sebanyak-banyaknya, agar kita tidak tersesat di kemudian hari. sebagaimana rosulullah saw bersabda :


أُطْلُبُوا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ اِلىَ اللَّهْدِ
“Utlubul 'ilma minal mahdi ilal lahdi”
yang artinya :
‘carilah ilmu dari mulai buaian sampai ke liang lahat ’’

para hadirin …………
maka oleh karena itu janganlah kita ragu-ragu untuk mencari ilmu di manapun kita berada baik di sekolah ataupun di tempat-tempat pengajian,
mudah-mudahan kita menjadi orang yang berbahagia di dunia maupun di akhirat, amin......

Mungkin hanya itulah yang dapat saya sampaikan, kebenaran itu datangnya dari allah swt. dan kesalahan  jelas kebodohan saya pribadi.

mohon maaf atas segala kekurangan, bilahi taofiq wal hidayah wasalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Recent Post 2020

Mensyukuri Nikmat Allah |Kewajiban menuntut ilmu




Mensyukuri Nikmat Allah

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
الحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، أَشْهَدُ اَنْ لَاإِلَهَ إِلاَّ اللهَ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْن، سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ.
.

 Segala puji marilah kita panjatkan kepada Allah SWT.  Yang telah memberikan beribu ribu nikmatnya kepada kita. Sehiingga kita dapat Bermuhajahah dan bersilaturahmi  di tempat yang mulya ini.
Sholawat serta salam semoga di sampaikan kepada nabi habibina nabiyina Muhammad SAW……..
Guru guruku dan Teman-teman yang saya  cintai, hadirin yang berbahagia.
Pada kesempatan yang indah ini perkenankanlah ananda menyampaikan pidato yang berjudul
“MENSYUKURI NIKMAT ALLAH”
Teman-teman, siapa yang tahu arti syukur itu..?
Arti syukur adalah berterima kasih dan memuji si pemberi nikmat yaitu Allah SWT baik secara langsung maupun tidak langsung atas karunia atau kebaikan dari Allah. Pengungkapan rasa syukur meliputi tiga hal yaitu :

Teman-teman…..! ingin tahu„kan?

Yang pertama,
Mengakui nikmat dalam batin. Artinya kita meyakini bahwa apa saja yang telah kita rasakan, baik yang berbentuk jasmani maupun rohani, itu adalah dari Allah SWT.

Adapun yang Kedua adalah membicarakan secara lahir atau lisan yang artinya kita senantiasa mengingat dan menyebut-nyebut kemurahan dan kenikmatan Allah yang telah diberikan kepada kita. Hal ini sesuai firman Allah dalam Al-Qur‟an surat Ad-Dhuha ayat 11
yang bunyinya “
 وَأَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ ١١ ” yang artinya
”Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya.”

Teman-teman ingin tahu yang terakhir atau yang ketiga?
Cara besyukur yang ketiga adalah menjadikan nikmat karunia Allah sebagai sarana taat kepada Allah. Faktor pertama dan kedua belum mencapai nilai haqiqi.  apabila faktor yang ketiga ini dapat direalisasikan. Dan hanya orang-orang yang berimanlah yang bisa bersyukur dengan sebaik-baiknya. Merekalah yang tahu hakikat syukur yang sebenarnya. Kalau kita lihat dan perhatikan di sekitar kita, betapa banyak nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepada hamba-hamba-Nya. Dari nikmat hidup, sarana prasarana, penunjang, sampai nikmat yang terbesar yaitu nikmat Iman dan Islam. Dan kalaulah kita hitung nikmat Allah niscaya kita takkan mampu menghitungya.
Hal itu karena nikmat Allah sangatlah banyak,
sebagaimana Allah berfirman :

“Wa inn ta‟udduu ni‟matallallohi laatuhsyuuhaa”
yang artinya dan jikalau kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu takkan dapat menghitungnya.”

Hadirin yang rahmati Allah.
Oleh karenanya sepantasnyalah kita selaku hamba Allah yang begitu banyak mendapatkan fasilitas nikmat ini untuk pandai bersyukur atas anugerahnya. Bahkan Rasulullah pun tak henti-hentinya untuk selalu berdo‟a dan berusaha untuk menjadi hamba yang selalu bersyukur.
Hadirin yang di rahmati Allah.
Dengan demikian, jika kita dapat mengamalkan firman Allah tersebut, Allah pasti akan melipatgandakan nikmat-Nya dan menjauhkan adzab-Nya.
Demikian yang dapat saya sampaikan mudah-mudahan bermanfaat dan dapat kita amalkan
dalam kehidupan. Amin Yaa Robbal „Alamin.

Billahi taufik wal hidayah, wa ridho wal inayah.
Wasalamu‟alaikum Wr. Wb.

Kewajiban menuntut ilmu

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ فَلاَ عُدْوَانَ إِلاَّ عَلَى الظَّالِمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ اَشْرَفِ اْلاَنْبِياَءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ إِمَامِ الْمُتَّقِيْنَ سَيِّدِ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . أَمَّا بَعْدُ.

puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah yang senantiasa memberikan limpahan  nikmatnya kepada kita.
solawat serta salam semoga di curahkan kepada jungjunan alam ya’ni nabi besar muhammad saw............ beserta keluarga, sahabatnya dan juga kita semua  sebagai umatnya.

bapak-ibu para hadirin rohimakumullah.
berdirinya saya disini ingin menyampaikan, tentang ‘’kewajiban menuntut ilmu’’
teman-teman tau ga apa itu ilmu...........?
ilmu itu adalah cahaya, ………..
kalian tau apa itu cahaya ..........?
cahaya itu adalah sesuatu yang terang,… coba kita bayangkan, betapa gelapnya hidup tanpa cahaya, dan mungkin akan terasa tersiksa,   tentunya kita semua tidak mau berjalan tanpa cahaya alias gelap gulita. begitu juga dengan ilmu, tentunya kita akan merasa tenang dan tentran hidup dengan ilmu, makanya kalau kita ingin hidup bahagia carilah ilmu sebanyak-banyaknya, agar kita tidak tersesat di kemudian hari. sebagaimana rosulullah saw bersabda :


أُطْلُبُوا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ اِلىَ اللَّهْدِ
“Utlubul 'ilma minal mahdi ilal lahdi”
yang artinya :
‘carilah ilmu dari mulai buaian sampai ke liang lahat ’’

para hadirin …………
maka oleh karena itu janganlah kita ragu-ragu untuk mencari ilmu di manapun kita berada baik di sekolah ataupun di tempat-tempat pengajian,
mudah-mudahan kita menjadi orang yang berbahagia di dunia maupun di akhirat, amin......

Mungkin hanya itulah yang dapat saya sampaikan, kebenaran itu datangnya dari allah swt. dan kesalahan  jelas kebodohan saya pribadi.

mohon maaf atas segala kekurangan, bilahi taofiq wal hidayah wasalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Recent Post 2020


Berbakti kepada Orang Tua

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَـالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَـا وَالدِّيْنِ وَالصَّـلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَـيِّدِ المُرْسَـلِيْنَ مُحَـمٍّد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ . رَبِّ اشْـَرحْ لِي صَـدْرِيْ وَيَسِّرْلِي أَمْـِريْ وَاحْلُلْ عُقْـدَةً مِنْ لِسَـانِي يَفْقَـهُ قَـوْلِي ...أَمَّـا بَعْد
Segala puji marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT.  Yang telah memberikan beribu ribu  nikmatnya kepada kita. Sehiingga kita dapat berkumpul  di tempat yang mulya ini.
Sholawat serta salam semoga di sampaikan kepada nabi kita Muhammad SAW……..

Berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban setiap muslim dan muslimah, mulai anak-anak sampai orang dewasa. Kewajiban itu telah Allah perintahkan sebagaimana firman-Nya dalam Kitabullah yang mulia :

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ

Yang artinya
 “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu”[QS. An-Nisaa ayat 36].


Kita diwajibkan menghormati mereka, tidak menyusahkan mereka, serta tidak melawan mereka. Bahkan,….kita diharamkan untuk berkata “ah” kepada orang tua apabila diperintah mengerjakan sesuatu.

Allah telah berfirman dalam QS. Al-Israa ayat 23 yang bunyinya :
فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفّٖ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلٗا كَرِيمٗا
Yang artinya
 “Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka ucapan yang mulia”.

Bapak-bapak, ibu-ibu, dan teman-teman yang di mulyakan Allah
Jika kita perhatikan ayat yang telah saya bacakan tadi. Jika perkataan “ah” saja tidak diperbolehkan, maka bagaimana halnya jika kita mengatakan kata-kata kasar terhadap ibu dan bapak kita ?  Atau bahkan memukul mereka ? Kita tidak boleh mencontoh perilaku orang-orang kafir yang sering muncul di tivi-tivi dan di majalah-majalah yang menyebutkan kedurhakaan mereka terhadap orang tua.

رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الْوَالِدِ وَسُخْطُ الرَّبِّ فِي سُخْطِ الْوَالِدِ
Ridlar-rabbi fii ridlal-waalidi, wa sukhthur-rabbi fii sukhthil-waalidi
“Ridla Allah tergantung kepada keridlaan orang tua, dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua”.

Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan
Wassalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


Adab dalam berpakaian

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَـالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَـا وَالدِّيْنِ وَالصَّـلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَـيِّدِ المُرْسَـلِيْنَ مُحَـمٍّد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ . رَبِّ اشْـَرحْ لِي صَـدْرِيْ وَيَسِّرْلِي أَمْـِريْ وَاحْلُلْ عُقْـدَةً مِنْ لِسَـانِي يَفْقَـهُ قَـوْلِي ...أَمَّـا بَعْد
.
Puji sukur marilah kita panjatkan kepada ilahi Robi yang telah menjadikan kita pemimpin, serta mahluk yang paling sempurna di muka bumi ini, serta kenikmatan yang senantiasa kita rasakan setiap hari.
Solawat dan salam mudah mudahan tercurahkan kepada syayidul alam,  pemimpin umat, rosulullah Muhammad SAW…………

Bapak, Ibu, dan teman-teman yang saya hormati, saya  akan  menyampaikan uraian hikmah tentang Pentingnya Belajar Shalat.
 Segala puji bagi Allah yang telah memberikan limpahan rahmat kepada kita semua.
Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada Rosulullah SAW……………
Bapak/ibu dan teman teman sekalian
Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan  tentang adab berpakaian.

Allah berfirman di dalam Al Qur’an yang artinya:
‘’Pakailah pakaian kamu yang baik-baik setiap memasuki masjid, makanlah, minumlah, dan jangan berlebihan.’’
bapak dan ibu  yang saya hormati.
Di dalam semua hal, adab harus kita junjung tinggi, baik itu adab makan, minum, bahkan berpakaian pun ada adabnya, nah,  oleh karena itulah agama islam disebut agama yang beradab bukan biadab. Adab berpakaian di antaranya,
Yang pertama
Kalau kita umpamanya memakai baju, mulailah dengan membaca bismillah…….. sesudahnya dibaca alhamdulillahirobbillllalamin.
Dimulakan dengan Bismillah, Disudahi dengan Alhamdulillah
Begitulah sehari dalam hidup kita, Mudah-mudahan dirahmati Allah
Dan yang kedua
Kebersihan harus selalu diperhatikan, ini kadang-kadang sudah satu minggu tidak dicuci-cuci pakaiannya. Itupun memakainya dicampur parfum lima botol, tambah bau, akhirnya orang kalau mendekatinya batuk-batuk, ….
Dan yang ketiga
Jangan berlebihan, mentang-mentang ayahnya pengusaya sukses, dibelikan baju yang harganya mahal, bahkan giginyapun diganti dengan emas, dan kalau makan itu langsung ditelan kluk.
Nah kemudian yang keempat
Harus sesuai pada tempatnya, ini tidak.
Ada pula sitogar, sudah ganteng dengan pecinya, sudah ganteng tetapi pakai rok mini pula di bawah.
Nah laki-laki tidak boleh memakai pakain perempuan, dan perempuan tidak boleh memakai pakaian laki-laki.
Dan yang terakhir adalah Menutup aur4t.
Aur4t laki-laki mulai dari pusat sampai lutut.
Aurat perempuan seluruh tubuh, kecuali, muka dan telapak tangan.

Oleh karena itu teman-teman, mari kita junjung tinggi adab, terutama, yang dianjurkan di dalam Al Qur’an nul karim, yang ditetapkan di dalam agama kita, yaitu agama islam.
Mungkin hanya inilah yang dapat saya sampaikan.kurang dan Lebihnya saya mohon maaf.
Wabillahi taofiq wal hidayah, Wassalamu’ alaikum wr. wb.............

Recent Post 2020

Berbakti kepada Orang Tua | Adab dalam berpakaian



Berbakti kepada Orang Tua

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَـالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَـا وَالدِّيْنِ وَالصَّـلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَـيِّدِ المُرْسَـلِيْنَ مُحَـمٍّد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ . رَبِّ اشْـَرحْ لِي صَـدْرِيْ وَيَسِّرْلِي أَمْـِريْ وَاحْلُلْ عُقْـدَةً مِنْ لِسَـانِي يَفْقَـهُ قَـوْلِي ...أَمَّـا بَعْد
Segala puji marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT.  Yang telah memberikan beribu ribu  nikmatnya kepada kita. Sehiingga kita dapat berkumpul  di tempat yang mulya ini.
Sholawat serta salam semoga di sampaikan kepada nabi kita Muhammad SAW……..

Berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban setiap muslim dan muslimah, mulai anak-anak sampai orang dewasa. Kewajiban itu telah Allah perintahkan sebagaimana firman-Nya dalam Kitabullah yang mulia :

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ

Yang artinya
 “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu”[QS. An-Nisaa ayat 36].


Kita diwajibkan menghormati mereka, tidak menyusahkan mereka, serta tidak melawan mereka. Bahkan,….kita diharamkan untuk berkata “ah” kepada orang tua apabila diperintah mengerjakan sesuatu.

Allah telah berfirman dalam QS. Al-Israa ayat 23 yang bunyinya :
فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفّٖ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلٗا كَرِيمٗا
Yang artinya
 “Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka ucapan yang mulia”.

Bapak-bapak, ibu-ibu, dan teman-teman yang di mulyakan Allah
Jika kita perhatikan ayat yang telah saya bacakan tadi. Jika perkataan “ah” saja tidak diperbolehkan, maka bagaimana halnya jika kita mengatakan kata-kata kasar terhadap ibu dan bapak kita ?  Atau bahkan memukul mereka ? Kita tidak boleh mencontoh perilaku orang-orang kafir yang sering muncul di tivi-tivi dan di majalah-majalah yang menyebutkan kedurhakaan mereka terhadap orang tua.

رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الْوَالِدِ وَسُخْطُ الرَّبِّ فِي سُخْطِ الْوَالِدِ
Ridlar-rabbi fii ridlal-waalidi, wa sukhthur-rabbi fii sukhthil-waalidi
“Ridla Allah tergantung kepada keridlaan orang tua, dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua”.

Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan
Wassalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


Adab dalam berpakaian

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَـالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَـا وَالدِّيْنِ وَالصَّـلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَـيِّدِ المُرْسَـلِيْنَ مُحَـمٍّد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ . رَبِّ اشْـَرحْ لِي صَـدْرِيْ وَيَسِّرْلِي أَمْـِريْ وَاحْلُلْ عُقْـدَةً مِنْ لِسَـانِي يَفْقَـهُ قَـوْلِي ...أَمَّـا بَعْد
.
Puji sukur marilah kita panjatkan kepada ilahi Robi yang telah menjadikan kita pemimpin, serta mahluk yang paling sempurna di muka bumi ini, serta kenikmatan yang senantiasa kita rasakan setiap hari.
Solawat dan salam mudah mudahan tercurahkan kepada syayidul alam,  pemimpin umat, rosulullah Muhammad SAW…………

Bapak, Ibu, dan teman-teman yang saya hormati, saya  akan  menyampaikan uraian hikmah tentang Pentingnya Belajar Shalat.
 Segala puji bagi Allah yang telah memberikan limpahan rahmat kepada kita semua.
Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada Rosulullah SAW……………
Bapak/ibu dan teman teman sekalian
Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan  tentang adab berpakaian.

Allah berfirman di dalam Al Qur’an yang artinya:
‘’Pakailah pakaian kamu yang baik-baik setiap memasuki masjid, makanlah, minumlah, dan jangan berlebihan.’’
bapak dan ibu  yang saya hormati.
Di dalam semua hal, adab harus kita junjung tinggi, baik itu adab makan, minum, bahkan berpakaian pun ada adabnya, nah,  oleh karena itulah agama islam disebut agama yang beradab bukan biadab. Adab berpakaian di antaranya,
Yang pertama
Kalau kita umpamanya memakai baju, mulailah dengan membaca bismillah…….. sesudahnya dibaca alhamdulillahirobbillllalamin.
Dimulakan dengan Bismillah, Disudahi dengan Alhamdulillah
Begitulah sehari dalam hidup kita, Mudah-mudahan dirahmati Allah
Dan yang kedua
Kebersihan harus selalu diperhatikan, ini kadang-kadang sudah satu minggu tidak dicuci-cuci pakaiannya. Itupun memakainya dicampur parfum lima botol, tambah bau, akhirnya orang kalau mendekatinya batuk-batuk, ….
Dan yang ketiga
Jangan berlebihan, mentang-mentang ayahnya pengusaya sukses, dibelikan baju yang harganya mahal, bahkan giginyapun diganti dengan emas, dan kalau makan itu langsung ditelan kluk.
Nah kemudian yang keempat
Harus sesuai pada tempatnya, ini tidak.
Ada pula sitogar, sudah ganteng dengan pecinya, sudah ganteng tetapi pakai rok mini pula di bawah.
Nah laki-laki tidak boleh memakai pakain perempuan, dan perempuan tidak boleh memakai pakaian laki-laki.
Dan yang terakhir adalah Menutup aur4t.
Aur4t laki-laki mulai dari pusat sampai lutut.
Aurat perempuan seluruh tubuh, kecuali, muka dan telapak tangan.

Oleh karena itu teman-teman, mari kita junjung tinggi adab, terutama, yang dianjurkan di dalam Al Qur’an nul karim, yang ditetapkan di dalam agama kita, yaitu agama islam.
Mungkin hanya inilah yang dapat saya sampaikan.kurang dan Lebihnya saya mohon maaf.
Wabillahi taofiq wal hidayah, Wassalamu’ alaikum wr. wb.............

Recent Post 2020
Asbabunuzul surat Attakasur
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، أَشْهَدُ اَنْ لَاإِلَهَ إِلاَّ اللهَ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْن، سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

Puji sukur marilah kita panjatkan kepada Ilahi Robi. yang telah menjadikan kita mahluk yang paling sempurna di muka bumi ini, serta kenikmatan yang senantiasa kita rasakan setiap hari.

Solawat dan salam mudah mudahan tercurahkan kepada syayidul alam,  pemimpin umat, rosulullah Muhammad  SAW…………

Bapak dan ibu serta teman temanku semuanya,

pada kesempatan ini saya akan menyampaikan sebab sebab turunnya surat At Takasur.

Dahulu, sikap sombong merupakan suatu kebiasaan yang sering terjadi di kalangan kabilah Ansor, yaitu kabilah bani haris dan harisah, mereka saling menyombongkan diri  dengan kedudukan dan kekayaan, bahkan pahlawan yang telah gugur pun sering mereka sebut untuk menunjukan kesombongan mereka.  Lalu mereka hidup bermegah megahan sehingga mereka lupa terhadap  Allah SWT.

Ayat ini juga meyakinkan kita akan adanya siksa kubur, agar kita tidak pernah ragu akan adanya kehidupan alam kubur,

Allah SWT. berFirman
أَلۡهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ ١  حَتَّىٰ زُرۡتُمُ ٱلۡمَقَابِرَ ٢  كَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٣  ثُمَّ كَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٤ كَلَّا لَوۡ تَعۡلَمُونَ عِلۡمَ ٱلۡيَقِينِ ٥  لَتَرَوُنَّ ٱلۡجَحِيمَ ٦ ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيۡنَ ٱلۡيَقِينِ ٧  ثُمَّ لَتُسۡ‍َٔلُنَّ يَوۡمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ ٨

1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu

2. sampai kamu masuk ke dalam kubur

3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)

4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui

5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin

6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim

7. dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ´ainul yaqin

8. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)


Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan kurang dan lebihnya mohon maaf

wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Asbabunuzul surat Attakasur

Asbabunuzul surat Attakasur

Asbabunuzul surat Attakasur
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، أَشْهَدُ اَنْ لَاإِلَهَ إِلاَّ اللهَ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْن، سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

Puji sukur marilah kita panjatkan kepada Ilahi Robi. yang telah menjadikan kita mahluk yang paling sempurna di muka bumi ini, serta kenikmatan yang senantiasa kita rasakan setiap hari.

Solawat dan salam mudah mudahan tercurahkan kepada syayidul alam,  pemimpin umat, rosulullah Muhammad  SAW…………

Bapak dan ibu serta teman temanku semuanya,

pada kesempatan ini saya akan menyampaikan sebab sebab turunnya surat At Takasur.

Dahulu, sikap sombong merupakan suatu kebiasaan yang sering terjadi di kalangan kabilah Ansor, yaitu kabilah bani haris dan harisah, mereka saling menyombongkan diri  dengan kedudukan dan kekayaan, bahkan pahlawan yang telah gugur pun sering mereka sebut untuk menunjukan kesombongan mereka.  Lalu mereka hidup bermegah megahan sehingga mereka lupa terhadap  Allah SWT.

Ayat ini juga meyakinkan kita akan adanya siksa kubur, agar kita tidak pernah ragu akan adanya kehidupan alam kubur,

Allah SWT. berFirman
أَلۡهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ ١  حَتَّىٰ زُرۡتُمُ ٱلۡمَقَابِرَ ٢  كَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٣  ثُمَّ كَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٤ كَلَّا لَوۡ تَعۡلَمُونَ عِلۡمَ ٱلۡيَقِينِ ٥  لَتَرَوُنَّ ٱلۡجَحِيمَ ٦ ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيۡنَ ٱلۡيَقِينِ ٧  ثُمَّ لَتُسۡ‍َٔلُنَّ يَوۡمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ ٨

1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu

2. sampai kamu masuk ke dalam kubur

3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)

4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui

5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin

6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim

7. dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ´ainul yaqin

8. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)


Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan kurang dan lebihnya mohon maaf

wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ جَعَلَ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ أَفْضَلَ اللُّغَاتِ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَم عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ السَّادَاتِ، وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ إِلىَ يَوْمِ المِيْعَادِ.

Urjensinya Ilmu Pengetahuan 

Urjensinya Ilmu Pengetahuan

Urjensinya Ilmu Pengetahuan

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ جَعَلَ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ أَفْضَلَ اللُّغَاتِ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَم عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ السَّادَاتِ، وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ إِلىَ يَوْمِ المِيْعَادِ.

Urjensinya Ilmu Pengetahuan 


Biografi Utsman bin Affan. Beliau dikenal sebagai salah satu sahabat nabi dan juga khalifah ketiga dalam Khulafaur Rasyidin setelah Umar Bin Khattab Wafat. Utsman bin Affan juga dikenal sebagai pedagang kaya raya dan ekonom yang handal namun sangat dermawan. Banyak bantuan ekonomi yang diberikannya kepada umat Islam di awal dakwah Islam.

Nama : Utsman bin Affan
Lahir : Ta’if, Arab Saudi, 574 M
Wafat : Madinah, Arab Saudi, 17 Juni 656 M
Orang Tua : Affan bin Abi al-Ash (ayah), Arwa bint Kurayz (Ibu)
Istri : Fatima binti Al-Walid, Nailah binti al-Farafishah, Ummu Kultsum binti Muhammad, Ruqayyah binti Muhammad, Umm Al-Banin binti Unaib, Umm Amr binti Jundub, Fakhtah binti Ghazwan
Anak : Aban, Abdullah, Amr, Saeed ibn Uthman, Ayesha , Umm Uthman, Al-Walid, Aurvi, Umar, Umm Aban Al-Sagri, Maryam, Khalid, Umm Amr, Umm Aban Al-Kabri, Umm Khalid, bdulmalik

Utsman bin Affan (sekitar 574 – 656) adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang merupakan Khulafaur Rasyidin yang ke-3. Nama lengkap beliau adalah Utsman bin affan Al-Amawi Al-Quarisyi, berasal dari Bani Umayyah. Lahir pada tahun keenam tahun Gajah. jadi diperkirakan  lima tahun lebih muda dari Rasullulah SAW.

Nama panggilannya Abu Abdullah dan gelarnya Dzunnurrain (yang punya dua cahaya). Sebab digelari Dzunnuraian karena Rasulullah menikahkan dua putrinya untuk Utsman; Roqqoyah dan Ummu Kultsum. Ketika Ummu Kultsum wafat, Rasulullah berkata; “Sekiranya kami punya anak perempuan yang ketiga, niscaya aku nikahkan denganmu.” Dari pernikahannya dengan Roqoyyah lahirlah anak laki-laki. Tapi tidak sampai besar anaknya meninggal ketika berumur 6 tahun pada tahun 4 Hijriah.

Menikahi 8 wanita, empat diantaranya meninggal yaitu Fakhosyah, Ummul Banin, Ramlah dan Nailah.

Istri Dan Putra-putri Utsman bin Affan

Semasa hidup beliau menikah dengan beberapa orang dan dianugerahi putra putri yaitu :
  1. Ruqayah binti Rasulullah saw. Dan dianugrahi seorang Anak Yang Bernama Abdullah Dan menjadikannya sebagai kuniyah. PADA Masa jahiliyah beliau berkuniah Abu ‘Amr.
  2. Setelah Ruqayah wafat, beliau menikahi adiknya Yang Bernama Ummu Kaltsum Dan kemudian. Ummu Kaltsum pun wafat.
  3. Kemudian beliau menikahi Fakhitah binti Ghazwan bin Jabir Dan dianugrahi seorang Anak Yang Bernama Abdullah al-Ashghar.
  4. Lantas beliau menikahi Ummu ‘Amr binti Jundub bin’ Amr al-Azdyah Dan dianugrahi beberapa orang anak Yang Bernama Amr, Khalid, Aban, ‘Umar ra. Dan Maryam.
  5. Lalu beliau menikah Fathimah binti Al-Walid bin Abdusy Syamsy bin al-Mughirah al-Makhzumiyah Dan lahirlah Al-Walid, Sa’id Dan Ummu Utsman.
  6. Kemudian menikahi Ummu al-Banin binti ‘Uyainah bin Hishn al-Fazariyah Dan dianugerahi seorang Anak Yang Bernama Abdul Malik Dan dikatakan’ Utbah.
  7. Lantas beliau menikahi Ramlah binti Syaibah bin Rabi’ah bin Abdusy Syamsy bin Abdul Manaf bin Qushay Dan lahir beberapa orang Anak Yang Bernama ‘Aisyah, Ummu Aban, Ummu’ Amr Dan Banat Utsman.
  8. Lalu beliau menikahi Na’ilah binti al-Farafishah bin al-Ahwash bin ‘Amr bin Tsa’labah bin Harits bin al-Hishn bin Dhamdham bin’ Ady bin Junab bin Kalb Dan dianugerahi seorang Anak Yang Bernama Maryam Dan dikatakan juga ‘Anbasah .

Beliau wafat pada bulan haji tahun 35 H. dalam usia 82 tahun setelah menjabat sebagai Khalifah selama 12 tahun. Beliau dimakamkan di kuburan Baqi di Madinah.

#Sahabat Nabi #khulafaur Rasyidin

Utsman bin Affan


Biografi Utsman bin Affan. Beliau dikenal sebagai salah satu sahabat nabi dan juga khalifah ketiga dalam Khulafaur Rasyidin setelah Umar Bin Khattab Wafat. Utsman bin Affan juga dikenal sebagai pedagang kaya raya dan ekonom yang handal namun sangat dermawan. Banyak bantuan ekonomi yang diberikannya kepada umat Islam di awal dakwah Islam.

Nama : Utsman bin Affan
Lahir : Ta’if, Arab Saudi, 574 M
Wafat : Madinah, Arab Saudi, 17 Juni 656 M
Orang Tua : Affan bin Abi al-Ash (ayah), Arwa bint Kurayz (Ibu)
Istri : Fatima binti Al-Walid, Nailah binti al-Farafishah, Ummu Kultsum binti Muhammad, Ruqayyah binti Muhammad, Umm Al-Banin binti Unaib, Umm Amr binti Jundub, Fakhtah binti Ghazwan
Anak : Aban, Abdullah, Amr, Saeed ibn Uthman, Ayesha , Umm Uthman, Al-Walid, Aurvi, Umar, Umm Aban Al-Sagri, Maryam, Khalid, Umm Amr, Umm Aban Al-Kabri, Umm Khalid, bdulmalik

Utsman bin Affan (sekitar 574 – 656) adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang merupakan Khulafaur Rasyidin yang ke-3. Nama lengkap beliau adalah Utsman bin affan Al-Amawi Al-Quarisyi, berasal dari Bani Umayyah. Lahir pada tahun keenam tahun Gajah. jadi diperkirakan  lima tahun lebih muda dari Rasullulah SAW.

Nama panggilannya Abu Abdullah dan gelarnya Dzunnurrain (yang punya dua cahaya). Sebab digelari Dzunnuraian karena Rasulullah menikahkan dua putrinya untuk Utsman; Roqqoyah dan Ummu Kultsum. Ketika Ummu Kultsum wafat, Rasulullah berkata; “Sekiranya kami punya anak perempuan yang ketiga, niscaya aku nikahkan denganmu.” Dari pernikahannya dengan Roqoyyah lahirlah anak laki-laki. Tapi tidak sampai besar anaknya meninggal ketika berumur 6 tahun pada tahun 4 Hijriah.

Menikahi 8 wanita, empat diantaranya meninggal yaitu Fakhosyah, Ummul Banin, Ramlah dan Nailah.

Istri Dan Putra-putri Utsman bin Affan

Semasa hidup beliau menikah dengan beberapa orang dan dianugerahi putra putri yaitu :
  1. Ruqayah binti Rasulullah saw. Dan dianugrahi seorang Anak Yang Bernama Abdullah Dan menjadikannya sebagai kuniyah. PADA Masa jahiliyah beliau berkuniah Abu ‘Amr.
  2. Setelah Ruqayah wafat, beliau menikahi adiknya Yang Bernama Ummu Kaltsum Dan kemudian. Ummu Kaltsum pun wafat.
  3. Kemudian beliau menikahi Fakhitah binti Ghazwan bin Jabir Dan dianugrahi seorang Anak Yang Bernama Abdullah al-Ashghar.
  4. Lantas beliau menikahi Ummu ‘Amr binti Jundub bin’ Amr al-Azdyah Dan dianugrahi beberapa orang anak Yang Bernama Amr, Khalid, Aban, ‘Umar ra. Dan Maryam.
  5. Lalu beliau menikah Fathimah binti Al-Walid bin Abdusy Syamsy bin al-Mughirah al-Makhzumiyah Dan lahirlah Al-Walid, Sa’id Dan Ummu Utsman.
  6. Kemudian menikahi Ummu al-Banin binti ‘Uyainah bin Hishn al-Fazariyah Dan dianugerahi seorang Anak Yang Bernama Abdul Malik Dan dikatakan’ Utbah.
  7. Lantas beliau menikahi Ramlah binti Syaibah bin Rabi’ah bin Abdusy Syamsy bin Abdul Manaf bin Qushay Dan lahir beberapa orang Anak Yang Bernama ‘Aisyah, Ummu Aban, Ummu’ Amr Dan Banat Utsman.
  8. Lalu beliau menikahi Na’ilah binti al-Farafishah bin al-Ahwash bin ‘Amr bin Tsa’labah bin Harits bin al-Hishn bin Dhamdham bin’ Ady bin Junab bin Kalb Dan dianugerahi seorang Anak Yang Bernama Maryam Dan dikatakan juga ‘Anbasah .

Beliau wafat pada bulan haji tahun 35 H. dalam usia 82 tahun setelah menjabat sebagai Khalifah selama 12 tahun. Beliau dimakamkan di kuburan Baqi di Madinah.

#Sahabat Nabi #khulafaur Rasyidin